Investor Wall Street Steve Rattner membandingkan pertumbuhan kekayaan empat presiden Amerika Serikat selama dua tahun pertama masa jabatan mereka. Menurutnya, kekayaan Donald Trump meningkat sekitar 183%, jauh di atas Barack Obama (47%), George W. Bush (35%), dan Joe Biden (5%). Rattner menilai perbedaannya bukan hanya pada besarnya kenaikan, tetapi juga sumbernya. Jika Obama memperoleh pendapatan dari royalti buku yang telah ditulis sebelum menjabat dan Bush dari kepemilikan tim olahraga yang dimiliki sejak lama, sebagian besar pertumbuhan kekayaan Trump berasal dari aktivitas bisnis yang berkembang selama masa kepresidenannya, termasuk World Liberty Financial, stablecoin USD1, memecoin TRUMP, dan berbagai perjanjian lisensi. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis sebelumnya, bisnis kripto Trump menghasilkan sekitar US$1,4 miliar (sekitar Rp22,8 triliun) pada 2025. Sementara itu, Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya kini mencapai sekitar US$6,4 miliar (sekitar Rp104,3 triliun). Di sisi lain, analisis on-chain menunjukkan investor memecoin TRUMP secara kolektif mengalami kerugian sekitar US$3,81 miliar (sekitar Rp62,1 triliun), sementara proyek tersebut menghasilkan royalti lebih dari US$635 juta (sekitar Rp10,4 triliun) bagi Trump. Trump menyatakan tidak ada hal yang ilegal dari pendapatan tersebut, dan Gedung Putih mengatakan seluruh aset Presiden dikelola oleh pihak ketiga yang independen. Kalau hanya melihat angkanya, banyak yang akan fokus pada seberapa besar kekayaan Donald Trump bertambah. Yang menjadi perdebatan justru bukan besarnya kenaikan itu. Menurut Steve Rattner, yang membuat kasus ini berbeda adalah sumber pertumbuhan kekayaannya. Sebagian besar berasal dari bisnis yang berkembang ketika Trump masih menjabat sebagai presiden, berbeda dengan presiden sebelumnya yang memperoleh kenaikan kekayaan dari aset atau hak ekonomi yang sudah dimiliki sebelum masuk ke Gedung Putih. Di sisi lain, Trump membantah adanya pelanggaran dan menegaskan pendapatan dari bisnis kriptonya sah secara hukum. Gedung Putih juga menyatakan aset Presiden dikelola melalui rekening diskresioner oleh lembaga keuangan independen. Karena itu, perdebatan yang muncul saat ini lebih banyak berkaitan dengan etika dan potensi konflik kepentingan daripada kesimpulan hukum. #DonaldTrump #SteveRattner #Crypto
Cryptoiz Research 🇮🇩🇮🇩Share

Source:Show original
Disclaimer: The information on this page may have been obtained from third parties and does not necessarily reflect the views or opinions of KuCoin. This content is provided for general informational purposes only, without any representation or warranty of any kind, nor shall it be construed as financial or investment advice. KuCoin shall not be liable for any errors or omissions, or for any outcomes resulting from the use of this information.
Investments in digital assets can be risky. Please carefully evaluate the risks of a product and your risk tolerance based on your own financial circumstances. For more information, please refer to our Terms of Use and Risk Disclosure.