BERITA KRIPTO: Aset Digital: Mengukur Risiko Kuantum dalam Kripto @IOV_OWL https://t.co/mqHKbUAoOR Salam Kripto #KomunitasXRPIndonesia Pernahkah anda membayangkan masa depan di mana komputer super canggih mampu membongkar enkripsi dompet kripto anda dalam hitungan menit? Laporan terbaru dari Kantor Investasi Utama @dbsbank menyebutkan bahwa ancaman “Q-day” atau hari di mana komputer kuantum mampu memecahkan pertahanan enkripsi RSA dan ECC kini semakin mendekati kenyataan, meskipun belum benar-benar terjadi saat ini. Penelitian ini menggambarkan skenario hipotetis di mana komputer kuantum dengan 500.000 qubit mampu memproses transaksi lebih cepat daripada waktu blok $BTC, sehingga menempatkan keamanan jaringan dalam risiko. Namun, jangan khawatir—teknologi chip saat ini baru mencapai 105 qubit, jadi ini bukan kiamat instan. Kita masih memiliki waktu untuk bersiap. Bagaimana kita merespons lompatan teknologi ini agar aset digital kita tetap aman? Mari simak detailnya di bawah! 👇 Ancaman Nyata, Tapi Masih Jauh Risiko kuantum bukan lagi sekadar teori fiksi ilmiah. Laporan ini menekankan bahwa komputer kuantum masa depan dapat melakukan “on-spend attack” atau memotong transaksi di mempool sebelum dikonfirmasi. Namun, pengembang blok rantai seperti @Ethereum sudah mulai beralih ke Post-Quantum Cryptography (PQC) untuk migrasi besar-besaran di masa depan1 Mengapa $XRP dan $SOL Lebih Aman? Menariknya, mekanisme blok yang lebih cepat membuat serangan terhadap jaringan seperti $SOL, $XRP, dan $ETH secara teknis lebih sulit dilakukan dibandingkan blok rantai dengan waktu konfirmasi yang lebih lama. Keunggulan kecepatan ini menjadi benteng pertahanan alami saat ini sebelum teknologi kuantum benar-benar matang1 Langkah ‘Jaga Warung’ Kripto Kita Sambil menunggu solusi global, kita dapat memulai perlindungan mandiri dengan praktik terbaik: Hindari penggunaan ulang alamat dompet (address reuse). Gunakan perangkat lunak dompet terbaru. Pindahkan aset dari dompet lama (P2PK) ke format alamat modern yang lebih tahan terhadap peretasan. Kita tidak perlu panik berlebihan, karena inovasi di dunia kripto selalu memiliki cara untuk beradaptasi, seperti saat transisi sukses ke Proof-of-Stake. Dunia terus berubah, dan teknologi selalu memiliki dua sisi—sebagai ancaman sekaligus pemicu inovasi keamanan yang lebih tangguh. Bagaimana menurut anda, apakah penelitian dari @dbsbank ini membuat anda khawatir atau justru semakin optimis melihat perkembangan teknologi kripto ke depan? Bagikan pendapat anda di kolom komentar! 💬 Ikuti saya untuk wawasan serupa! #XRPIndonesia #CryptoSecurity

Kongsi






Sumber:Tunjukkan artikel asal
Penafian: Maklumat yang terdapat pada halaman ini mungkin telah diperoleh daripada pihak ketiga dan tidak semestinya menggambarkan pandangan atau pendapat KuCoin. Kandungan ini adalah disediakan bagi tujuan maklumat umum sahaja, tanpa sebarang perwakilan atau waranti dalam apa jua bentuk, dan juga tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat kewangan atau pelaburan. KuCoin tidak akan bertanggungjawab untuk sebarang kesilapan atau pengabaian, atau untuk sebarang akibat yang terhasil daripada penggunaan maklumat ini.
Pelaburan dalam aset digital boleh membawa risiko. Sila menilai risiko produk dan toleransi risiko anda dengan teliti berdasarkan keadaan kewangan anda sendiri. Untuk maklumat lanjut, sila rujuk kepada Terma Penggunaan dan Pendedahan Risiko kami.


