
Saya dulu juga begitu, ketika posisi besar, langsung panik dan buru-buru tambah margin agar tidak liquidasi. Tapi pada akhirnya, semuanya tetap liquidasi. Dulu saya pikir, dengan posisi sebesar institusi, pasti ada manajemen risiko yang lebih profesional. Namun kemudian saya sadar, semakin besar posisi, psikologi tetap saja bisa tidak seimbang. Semakin berat posisi, semakin ingin segera tambah margin agar tidak liquidasi; semakin banyak margin yang ditambah, semakin sulit untuk stop loss. Pada akhirnya, hasilnya hampir selalu sama: Baik Anda trader ritel maupun institusi, jika salah arah, tetap akan liquidasi. Jadi, pada akhirnya, yang menentukan dalam trading bukan keberanian, melainkan ukuran posisi dan disiplin.
