Korea Selatan Mengkaji Kuasa Intervensi Keadaan Darurat untuk Pengawas Kewangan

icon MarsBit
Kongsi
AI summary iconRingkasan
Korea Selatan sedang mendorong pemberian kuasa kecemasan kepada pengawas kewangan untuk mengawal fluktuasi pasaran yang ekstrem, dengan fokus pada ETF leveraj. FSC dan FSS merancang untuk menyesuaikan nisbah leveraj, menetapkan had pelaburan, dan membatasi kepemilikan individu kepada 20%. Keperluan margin sebanyak 30 juta KRW yang baru berkuat kuasa pada 31 Julai, menyebabkan penurunan tajam dalam volum dagangan. Pedagang kini memantau altcoin akibat pembacaan indeks takut dan serakah yang semakin meningkat.

Mars Finance melaporkan, menurut media Korea NATE, pihak berwenang keuangan Korea sedang memperjuangkan revisi Undang-Undang Pasar Modal, berencana memberikan otoritas "kewenangan intervensi darurat" kepada lembaga pengawas untuk mengambil tindakan stabilitas pasar secara langsung selama fluktuasi pasar saham yang ekstrem. Saat ini, Komisi Keuangan Korea (FSC) telah memulai pekerjaan revisi hukum terkait bersama Otoritas Pengawasan Keuangan (FSS), dengan fokus utama pada produk ETF berisiko tunggal yang dianggap memperbesar volatilitas selama penurunan pasar saham terbaru, serta merencanakan langkah-langkah pengawasan seperti penyesuaian tingkat leverage dan penetapan batas investasi. Dalam kondisi volatilitas pasar yang tidak biasa, langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh konsentrasi perdagangan dana. Selain itu, pihak berwenang keuangan Korea juga mempertimbangkan untuk menetapkan batas investasi perorangan untuk ETF berisiko tunggal, dengan mengkonsolidasikan batas investasi sekitar 20% untuk mencegah konsentrasi dana yang berlebihan, serta memperkenalkan sistem simulasi perdagangan nyata guna meningkatkan pemahaman investor terhadap risiko produk leverage. Pihak berwenang Korea menyatakan bahwa peningkatan margin dasar pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan ambang batas investasi, sementara pembatasan kuota investasi setara dengan menetapkan "batas atas" aliran dana; keduanya akan membentuk sistem pengendalian risiko yang saling melengkapi. Sebelumnya, Korea telah meningkatkan persyaratan margin minimum investor untuk ETF berisiko tunggal dari 10 juta won menjadi 30 juta won mulai 31 Juli. Data menunjukkan bahwa pada hari pertama penerapan aturan baru, volume perdagangan 16 ETF berisiko terkait mencapai sekitar 3 triliun won, hanya sekitar seperempat dari 12,4 triliun won pada perdagangan sebelumnya, dan turun sekitar 80% dibandingkan level 15 triliun won pada 29 Juli.

Penafian: Maklumat yang terdapat pada halaman ini mungkin telah diperoleh daripada pihak ketiga dan tidak semestinya menggambarkan pandangan atau pendapat KuCoin. Kandungan ini adalah disediakan bagi tujuan maklumat umum sahaja, tanpa sebarang perwakilan atau waranti dalam apa jua bentuk, dan juga tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat kewangan atau pelaburan. KuCoin tidak akan bertanggungjawab untuk sebarang kesilapan atau pengabaian, atau untuk sebarang akibat yang terhasil daripada penggunaan maklumat ini. Pelaburan dalam aset digital boleh membawa risiko. Sila menilai risiko produk dan toleransi risiko anda dengan teliti berdasarkan keadaan kewangan anda sendiri. Untuk maklumat lanjut, sila rujuk kepada Terma Penggunaan dan Pendedahan Risiko kami.