Mars Finance melaporkan, berdasarkan analisis data LSEG dan dokumen perusahaan oleh Reuters, Microsoft, Meta, Oracle, Amazon, dan Alphabet telah berkomitmen untuk membayar sekitar $1.09 triliun dalam kewajiban sewa yang belum dimulai, terutama untuk pusat data AI, yang besarnya sekitar empat kali lipat dari kewajiban sewa yang telah diakui (sekitar $285 miliar). Komitmen ini belum dimasukkan ke dalam neraca, tetapi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Microsoft mengungkapkan jumlah terbesar, yaitu $329.1 miliar; Meta mengungkapkan $278.99 miliar dan menandatangani kontrak sewa tambahan senilai $68 miliar pada bulan Juli; Oracle mengungkapkan $260 miliar, hampir tujuh kali lipat dari kewajiban yang telah diakui, dengan masa sewa biasanya 15 hingga 19 tahun, dan perusahaan telah memperingatkan bahwa jika klien tidak memperpanjang atau gagal memenuhi kewajiban, perusahaan dapat menghadapi risiko; Alphabet dan Amazon masing-masing mengungkapkan $85.2 miliar dan $137.21 miliar. Analisis menunjukkan bahwa jika permintaan akan daya komputasi AI terus meningkat, fasilitas-fasilitas ini akan mendukung ekspansi tahap berikutnya dari bisnis cloud; namun jika permintaan tidak sesuai harapan, perusahaan mungkin dipaksa membayar biaya tinggi untuk kapasitas jangka panjang yang menganggur. S&P Global Ratings telah memasukkan kewajiban sewa yang belum dimulai perusahaan-perusahaan seperti Oracle ke dalam proyeksi utang yang disesuaikan. Data ini menyoroti tekanan keuangan jangka panjang potensial yang ditimbulkan oleh ekspansi infrastruktur AI terhadap raksasa teknologi.
Raksasa Teknologi Besar Mengikat $1,09 Trilion dalam Sewaan Pusat Data yang Belum Bermula, 4x Kewajiban yang Dikonfirmasi
MarsBitKongsi
Analisis Reuters menunjukkan raksasa teknologi besar—Microsoft, Meta, Oracle, Amazon, dan Alphabet—telah berkomitmen sebanyak $1,09 trilion dalam sewa pusat data yang belum bermula, empat kali ganda kewajipan terkonfirmasi mereka sebanyak $285 bilion. Angka-angka ini, yang dinyatakan dalam catatan kaki, belum tercatat dalam neraca. Microsoft memimpin dengan $329,1 bilion, manakala Meta menambah $68 bilion pada bulan Julai. Sewa Oracle sebanyak $260 bilion merangkumi tempoh 15–19 tahun, dan S&P telah mempertimbangkan ini dalam ramalan hutang yang disesuaikan. Untuk pelaburan nilai dalam kripto, kewajipan jangka panjang seperti ini mungkin mempengaruhi aras sokongan dan rintangan dalam aset yang berkaitan teknologi.
Sumber:Tunjukkan artikel asal
Penafian: Maklumat yang terdapat pada halaman ini mungkin telah diperoleh daripada pihak ketiga dan tidak semestinya menggambarkan pandangan atau pendapat KuCoin. Kandungan ini adalah disediakan bagi tujuan maklumat umum sahaja, tanpa sebarang perwakilan atau waranti dalam apa jua bentuk, dan juga tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat kewangan atau pelaburan. KuCoin tidak akan bertanggungjawab untuk sebarang kesilapan atau pengabaian, atau untuk sebarang akibat yang terhasil daripada penggunaan maklumat ini.
Pelaburan dalam aset digital boleh membawa risiko. Sila menilai risiko produk dan toleransi risiko anda dengan teliti berdasarkan keadaan kewangan anda sendiri. Untuk maklumat lanjut, sila rujuk kepada Terma Penggunaan dan Pendedahan Risiko kami.