Apple Menghadapi Tuntutan Sebanyak 270 Juta USD Berikutan Dasar Transparansi Pemantauan Aplikasi

icon MarsBit
Kongsi
AI summary iconRingkasan
Apple menghadapi tuntutan class-action sebanyak 270 juta USD di London di bawah pemeriksaan dasar peraturan. Ann Pope, seorang bekas pegawai UK Competition and Markets Authority, mengemukakan kes ini atas nama pembangun, menuduh Apple memanfaatkan dasar App Tracking Transparency 2021 untuk memihak kepada ekosistem iklannya sendiri. Tuntutan ini menekankan keuntungan persaingan yang tidak adil, yang memberi kesan kepada perniagaan yang bergantung kepada platform Apple. Kes ini merupakan cabaran antitrust utama pertama di UK yang menargetkan peraturan aplikasi Apple. Peraturan CFT sedang dikaji semula seiring dengan pemeriksaan global yang semakin ketat terhadap raksasa teknologi.

Mars Finance melaporkan, pada 3 September, Apple menghadapi tuntutan kolektif di London dengan tuntutan ganti rugi sebesar 2 miliar pound sterling (sekira 2.7 miliar dolar AS). Tuntutan ini diajukan hari ini ke Pengadilan Banding Persaingan London, diwakili oleh mantan pejabat tinggi Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris, Ann Pope, atas nama pengembang aplikasi. Tuduhan utamanya adalah: fungsi 'App Tracking Transparency' (ATT) yang diluncurkan Apple pada 2021 memberlakukan pembatasan yang lebih ketat terhadap pengembang pihak ketiga dibandingkan layanan miliknya sendiri, sehingga memberikan keunggulan kompetitif yang tidak adil kepada ekosistem iklan Apple. Ann Pope menyatakan bahwa kebijakan Apple "menyebabkan kerusakan yang sangat signifikan terhadap perusahaan yang bergantung pada Apple sebagai penjaga gerbang." Fungsi ATT sejak peluncurannya telah menjadi fokus perhatian otoritas regulasi global selama bertahun-tahun. Posisi resmi Apple menyatakan bahwa fungsi ini bertujuan untuk memungkinkan pengguna mengontrol sendiri apakah mereka mengizinkan aplikasi melacak aktivitas mereka di perusahaan dan situs web lain. Namun, pihak yang menuntut berpendapat bahwa penerapan aturan ini sebenarnya menerapkan standar ganda—permintaan pelacakan dari aplikasi pihak ketiga memerlukan otorisasi melalui jendela pop-up yang ketat, sementara iklan dan layanan personalisasi Apple sendiri dapat melewati batasan yang sama. Tuntutan ini merupakan tantangan hukum terbaru yang dihadapi Apple terkait kebijakan ATT, sekaligus tuntutan privat anti-monopoli besar pertama di pasar Inggris terhadap aturan ekosistem aplikasi Apple setelah pengawasan oleh Uni Eropa, Amerika Serikat, dan berbagai negara lainnya.

Penafian: Maklumat yang terdapat pada halaman ini mungkin telah diperoleh daripada pihak ketiga dan tidak semestinya menggambarkan pandangan atau pendapat KuCoin. Kandungan ini adalah disediakan bagi tujuan maklumat umum sahaja, tanpa sebarang perwakilan atau waranti dalam apa jua bentuk, dan juga tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat kewangan atau pelaburan. KuCoin tidak akan bertanggungjawab untuk sebarang kesilapan atau pengabaian, atau untuk sebarang akibat yang terhasil daripada penggunaan maklumat ini. Pelaburan dalam aset digital boleh membawa risiko. Sila menilai risiko produk dan toleransi risiko anda dengan teliti berdasarkan keadaan kewangan anda sendiri. Untuk maklumat lanjut, sila rujuk kepada Terma Penggunaan dan Pendedahan Risiko kami.