
Model sudah sangat kuat, mengapa OpenAI tidak membuka 100 perusahaan sendiri? @OmniTools_AI merangkum panjang lebar sebuah topik hangat di Hacker News: Jika model mutakhir sudah sekuat ini, mengapa OpenAI masih menjual token, bukan langsung membuat aplikasi dan mengambil keuntungan akhir? 📌 Ringkasan penting 1️⃣ Model sudah mampu melakukan tugas nyata: OpenAI menyatakan bahwa GPT-5.5 mencapai atau melampaui ahli industri dalam 84,9% dari 44 tugas profesional di GDPval; CFO Sarah Friar juga menyebut kode Canva "100% berasal dari OpenAI" dan asisten AI untuk klaim asuransi dari Travelers telah diperluas ke seluruh Amerika dalam dua bulan. 2️⃣ Yang benar-benar kurang bukanlah kecerdasan, tapi "siapa yang bertanggung jawab atas hasilnya": Model unggul dalam menjalankan tugas dengan batasan jelas, tetapi mengelola perusahaan memerlukan penilaian pasar, pengelolaan arus kas, menghadapi regulasi dan keluhan pelanggan, serta menanggung risiko finansial jika salah. Konsensus di kolom komentar: Tidak ada yang berani mempercayakan tanggung jawab hasil kepada model. 3️⃣ Codex kini mengadopsi sistem pembayaran ketat berdasarkan token: Dari sistem berlangganan estimasi beralih ke penagihan yang selaras dengan penggunaan API, artinya menjual hak penggunaan daya komputasi dan kemampuan, bukan hasil akhir; risiko tetap berada di sisi pengguna. 4️⃣ Bisnis ini sudah sangat besar: Friar mengungkapkan bahwa tingkat pendapatan tahunan OpenAI melewati sekitar 40 miliar dolar AS pada Juli 2026, dengan segmen perusahaan sudah lebih dari separuhnya. Data Ramp menunjukkan pengeluaran perusahaan untuk API OpenAI meningkat 82% per kuartal. 5️⃣ "Pembayaran berdasarkan hasil" masih masa depan: Friar menyatakan di masa depan mungkin akan menetapkan harga berdasarkan hasil bisnis, tetapi Codex baru saja beralih ke sistem penagihan token yang lebih rinci. HubSpot mulai mencoba model "hanya bayar jika berhasil diselesaikan", namun cakupannya masih terbatas pada layanan pelanggan dan prospek penjualan—bidang yang mudah diukur. Dengan kata lain: Modelnya sangat kuat, tetapi OpenAI saat ini memilih jalur yang lebih aman—mengambil uang dari sisi kemampuan, sambil menyerahkan risiko operasional kepada pelanggan.