
Zuckerberg baru saja mengungkap strateginya dalam rapat laporan kuartal ketiga pada hari Rabu, dan pengguna asisten pribadi AI Meta, Muse, yang diluncurkan bulan lalu, langsung melewati 10 juta. Yang paling mengejutkan adalah, semua orang mengira asisten AI hanya bisa menjadi mainan obrolan atau alat cek email, tetapi ternyata penggunaan terbesarnya justru untuk berbelanja online. Data yang diungkapkan dalam laporan keuangan sangat solid: lebih dari 25% pengguna langsung memesan barang melalui Muse, dengan rata-rata nilai pesanan melebihi $200. Selain berbelanja, sebagian besar pengguna menggunakannya sebagai asisten digital yang terhubung ke email dan kalender. Harga saham Meta naik 5% setelah jam perdagangan. Zuckerberg juga secara eksplisit mengungkapkan rencana selanjutnya: versi utama Muse akan tetap gratis untuk publik, sementara pendapatan diperoleh dari komisi atas transaksi yang difasilitasi, dan bulan depan akan langsung terintegrasi dengan kacamata cerdas. Sementara produsen model besar masih bingung bagaimana mengembalikan biaya komputasi mahal, Meta telah berhasil menjalankan siklus komersialisasi melalui komisi penjualan—pertempuran ini benar-benar dimenangkan dengan cemerlang.