
Mengapa AI terdesentralisasi menjadi area pengembangan kunci untuk Web3? Ketika kita membicarakan kecerdasan buatan, kita paling sering membahas kemampuan model-modelnya. Tetapi pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: siapa yang memiliki komputasi, data, dan infrastruktur itu sendiri? Itulah sebabnya proyek-proyek seperti @OpenxAINetwork menarik perhatian saya. Saat ini, sebagian besar layanan AI beroperasi dengan model terpusat: pengguna sepenuhnya bergantung pada satu perusahaan, aturannya, dan infrastrukturnya. AI terdesentralisasi menawarkan pendekatan berbeda—membuat pengembangan teknologi lebih transparan, terbuka, dan dapat diakses oleh komunitas. Ini bisa menjadi tahap berikutnya dari evolusi AI, di mana pengguna tidak hanya mengonsumsi produk, tetapi menjadi bagian dari ekosistem. @OpenxAINetwork
