
AI menjadi lebih murah—apa artinya bagi para investor? • Biaya AI sedang anjlok. Indeks AI Stanford menunjukkan biaya inferensi setara GPT-3.5 turun sekitar 280 kali (2022–2024), didorong oleh algoritma yang lebih baik, perangkat keras yang lebih murah, dan persaingan. • Pemenang terbesar: Bisnis dan konsumen, karena biaya AI yang lebih rendah meningkatkan produktivitas dan margin. • Strategi ritel: Fokus pada perusahaan yang mendapat keuntungan dari adopsi AI, bukan hanya yang membangun AI. • Valuasi tinggi? Banyak saham AI sudah memperhitungkan pertumbuhan besar. Tetap disiplin dengan DCA, simpan kas untuk koreksi, dan yang paling penting, prioritaskan laba daripada hiruk-pikuk. #Ai #Stocks
