
Geoffrey Hinton percaya bahwa AI dapat menciptakan nilai ekonomi yang sangat besar, tetapi ia khawatir keuntungan tersebut mungkin tidak dibagikan secara merata. Kekhawatirannya adalah sebagian besar kekayaan yang dihasilkan oleh AI akan mengalir ke perusahaan besar dan investor yang memiliki teknologi tersebut, sementara banyak pekerja mendapatkan manfaat yang lebih sedikit. Argumen Hinton bukanlah melawan AI itu sendiri, melainkan tentang memastikan masyarakat memiliki cara untuk mendistribusikan manfaat dari produktivitas yang lebih tinggi sehingga lebih banyak orang mendapatkan keuntungan dari teknologi ini.
