
Dari dini hari hingga pagi hari hari ke-4, laporan baru mengenai situasi Timur Tengah berdatangan secara berturut-turut, memperkuat tekanan terhadap psikologi pasar. 🇮🇷 Iran terus menunjukkan sikap keras terhadap negosiasi nuklir dan mengklaim telah menyerang kapal AS di Teluk Oman. 🇺🇸 Di sisi lain, Presiden Trump membuat pernyataan beberapa jam kemudian yang seharusnya menenangkan pasar, tetapi hampir tidak berdampak pada perbaikan psikologi investor. 📈 Selain itu, Buku Beige Fed menunjukkan bahwa konflik Timur Tengah telah meningkatkan tekanan inflasi. Beberapa pejabat Fed juga tetap berhati-hati terhadap inflasi dan suku bunga. ➡️ Faktor-faktor ini mendorong penguatan dolar dan menjadi beban bagi seluruh pasar. Pasar secara perlahan mulai tidak lagi percaya pada pernyataan Trump sendiri, dan mungkin semakin mendekati fase di mana pasar hanya akan merespons tindakan nyata dari pihak Iran.

