source avatarQubitValue

Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy

Komputer kuantum baru saja memodelkan molekul biologis terbesar yang pernah dibuat, dan implikasinya terhadap penemuan obat sulit untuk diremehkan. Kolaborasi antara Cleveland Clinic, IBM, dan Riken Jepang berhasil mensimulasikan bagaimana dua enzim berinteraksi dengan obat potensial. Setiap enzim mengandung sekitar 12.000 atom, menjadikannya molekul biologis terbesar yang dimodelkan dengan bantuan komputer kuantum hingga saat ini. Waktunya sangat penting. Hasil dari enam tim finalis dalam tantangan Quantum for Bio senilai $50 juta dari Wellcome Leap baru saja dirilis, dan gambaran yang muncul semakin konkret. Proyek peringkat teratas menunjukkan simulasi yang secara terbukti lebih baik terhadap cara obat terapi kanker diaktifkan oleh cahaya, secara terukur mengungguli metode klasik. Tim lain berhasil memuat genom virus nyata ke dalam komputer kuantum, mengkodekan DNA hepatitis D nyata dalam format yang dapat diproses oleh algoritma kuantum. Tiga hal menonjol dari perkembangan ini: Pertama, pendekatan hibrida berhasil. Mesin kuantum yang dipasangkan dengan komputer klasik menemukan titik tengah yang produktif jauh sebelum perangkat keras fault-toleran penuh tersedia. Kedua, sinyal skalabilitas sangat menjanjikan. Setidaknya satu tim menunjukkan bahwa seiring meningkatnya kompleksitas molekul, keunggulan metode kuantum mereka juga meningkat. Ini adalah hubungan penskalaan yang tepat dibutuhkan oleh bidang ini. Ketiga, biologi menjadi ajang uji coba komputasi kuantum. Lima dari enam finalis Wellcome Leap secara independen menyatu pada platform perangkat keras yang sama, menunjukkan bahwa ekosistem ini telah matang cukup untuk para peneliti membuat pilihan pragmatis daripada taruhan teoretis. Belum ada yang mencapai keunggulan kuantum dunia nyata di luar demonstrasi yang dirancang secara hati-hati, dan awal tahun 2030 tetap menjadi perkiraan realistis untuk aplikasi praktis berskala besar di bidang kimia dan ilmu kehidupan. Namun, kesenjangan antara bukti konsep laboratorium dan manfaat nyata semakin menyempit lebih cepat dari yang banyak diperkirakan, dan modal ventura mulai memperhatikan. Molekul-molekulnya semakin besar, metodenya semakin tajam, dan jalur dari sirkuit kuantum ke klinik mulai terlihat kurang seperti fiksi ilmiah dan lebih seperti peta jalan #QuantumComputing

No.0 picture
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.