Seperti yang disebutkan oleh Dubai, sejauh ini kita sebagian besar hanya memperhatikan stablecoin berbasis dolar (seperti USDT, USDC, dll.) Karena itu lebih nyaman dan memiliki likuiditas tinggi. Namun, kita benar-benar melewatkan satu fakta penting: stablecoin berbasis dolar pada akhirnya mengikuti penurunan daya beli dolar. Selama inflasi AS terus berlanjut, bahkan stablecoin senilai 1 dolar pun secara realistis akan kehilangan daya belinya sedikit demi sedikit setiap tahun!! Lalu, bagaimana jika kita memiliki stablecoin berbasis franc Swiss (CHF)? Franc Swiss telah lama dianggap sebagai aset aman dan cenderung terus meningkat nilainya dibanding dolar. Melihat tren beberapa tahun terakhir, CHF tetap kuat terhadap USD dan terkenal karena mampu mempertahankan daya belinya secara relatif baik, berkat inflasi rendah di Swiss (biasanya di kisaran 0–2%). Dari sudut pandang ini, stablecoin CHF tampaknya menunjukkan potensi untuk menjadi lebih dari sekadar “alat penyimpanan stabil”—ia bisa menjadi opsi investasi itu sendiri. Sejauh ini, kita hanya menganggap stablecoin sebagai “jembatan sementara” untuk berpindah ke aset pertumbuhan seperti Bitcoin atau Ethereum. Namun, kini saya mulai berpikir bahwa mempertahankan stablecoin yang didukung oleh mata uang kuat seperti CHF juga bisa menjadi strategi yang sangat bermakna. 😂 Inilah alasan mengapa terus belajar itu penting. Total kapitalisasi pasar stablecoin CHF saat ini baru sekitar $44,6 juta—masih sangat kecil dibandingkan stablecoin berbasis dolar yang bernilai triliunan dolar—namun karena masih tahap awal, ada potensi pertumbuhan yang besar. Tentu saja, ada batasan praktis yang jelas: likuiditasnya masih rendah, sehingga sulit untuk memindahkan jumlah besar; serta ekosistem DeFi masih berpusat pada USD, sehingga pasangan CHF sangat terbatas!! Risiko menjaga peg dan masalah kepercayaan terhadap backing juga tetap menjadi risiko klasik stablecoin. Selain itu, sebagian besar investor umum enggan melakukan “investasi valas” yang secara aktif memanfaatkan fluktuasi nilai tukar. Pola menyimpan dana dalam stablecoin berbasis dolar yang sudah dikenal, lalu langsung berpindah ke Bitcoin atau Ethereum, tetap menjadi arus utama. Bitcoin dan Ethereum telah lama dianggap sebagai aset lindung nilai inflasi. Terutama Bitcoin, karena pasokannya tetap, sering disebut sebagai “emas digital” dan diharapkan sebagai perlindungan terhadap inflasi moneter. Ethereum juga memiliki ekspektasi deflasi jika penggunaannya terus meningkat dan jumlah yang dibakar melebihi pasokan baru. Namun, dalam kondisi pasar saat ini—ketika ekspektasi inflasi jangka pendek meningkat—harganya justru turun, sehingga sulit menganggapnya sebagai lindung nilai yang sempurna!! Pada akhirnya, Bitcoin dan Ethereum tetap memiliki sifat aset pertumbuhan dan risiko yang kuat. Dengan merangkum semua diskusi ini, kita bisa menyadari bahwa ketika pasar kripto semakin matang, pilihan mata uang itu sendiri bisa menjadi strategi. Mendiversifikasi sebagian aset kita dari fokus dolar ke stablecoin berbasis mata uang kuat dan stabil seperti CHF bisa menjadi pendekatan yang cukup masuk akal dari perspektif diversifikasi portofolio jangka panjang. Meskipun masih tahap awal dengan likuiditas dan opsi yang terbatas, ada kemungkinan besar peluang baru akan terbuka jika bank-bank Swiss mulai bergerak secara serius. Mari kita melangkah lebih jauh dari cara tradisional “membeli Ethereum hanya dengan nilai stablecoin”—dan mulai mempertimbangkan kembali nilai dari stablecoin itu sendiri. Terima kasih banyak kepada @xymon7777777 atas tulisan yang sangat membantu memperluas wawasan saya!!

Bagikan







Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.

