source avatarYoungho Park

Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy

[🚨 Memperoleh Likuiditas dengan Jaminan Kripto — Bagaimana Perbedaannya dengan Kredit Perbankan Tradisional?] Layanan pinjaman berjaminan kripto yang baru diluncurkan oleh Coinbase di Inggris telah menarik perhatian banyak investor. Pengguna kini dapat menjaminkan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), atau cbETH mereka untuk segera meminjam USDC — tanpa perlu menjual aset mereka, sehingga menghindari kewajiban pajak sekaligus memperoleh likuiditas nyata. Layanan ini beroperasi sebagai pinjaman on-chain berbasis protokol Morpho, dengan suku bunga yang berfluktuasi sesuai permintaan pasar. Strukturnya dirancang agar sebagian jaminan secara otomatis dilelang jika rasio pinjaman terhadap nilai jaminan (LTV) melebihi ambang batas tertentu (sekitar 86%, titik liquidasi). Mekanisme ini bertujuan menjaga stabilitas pinjaman di pasar kripto yang sangat volatil. ⚠️ Lalu, bagaimana perbedaan utama antara pinjaman berjaminan kripto ini dengan kredit perbankan tradisional? Perbedaan paling mendasar terletak pada cara penciptaan kredit. Bank tradisional memberikan pinjaman berdasarkan sistem cadangan sebagian dari simpanan nasabah, sehingga menciptakan efek penciptaan uang baru secara nyata. Artinya, bank dapat menciptakan pinjaman lebih besar daripada jumlah dana yang disetorkan, sehingga memperluas pasokan kredit secara keseluruhan. Proses persetujuan pinjaman pun memerlukan waktu lama, karena melibatkan evaluasi komprehensif terhadap skor kredit, bukti pendapatan, dan kondisi keuangan pribadi. Sebaliknya, pinjaman berjaminan kripto Coinbase adalah model over-collateralized yang bergantung pada aset yang sudah ada. Pengguna menjaminkan BTC atau ETH mereka (yang secara internal dikonversi menjadi cbBTC dan terkunci dalam smart contract), lalu meminjam USDC dari pengguna lain yang telah menyetorkannya. Tidak ada penciptaan uang baru; sebaliknya, aset kripto yang sebelumnya “tidak aktif” dimanfaatkan secara efisien untuk menyediakan likuiditas ke pasar. Proses persetujuan pinjaman juga jauh lebih cepat dan sederhana, karena hanya bergantung pada nilai jaminan, bukan evaluasi kredit. Perbedaan penting lainnya terletak pada manajemen risiko dan transparansi. Pinjaman bank mengandalkan manajemen risiko kredit oleh bank itu sendiri, sedangkan pinjaman on-chain ini diawasi dan dieksekusi otomatis oleh smart contract melalui pemantauan LTV real-time. Semua transaksi tercatat di blockchain dan dapat diperiksa oleh siapa pun, sehingga tingkat transparansinya sangat tinggi. Namun, di sisi lain, penurunan harga kripto dapat menyebabkan risiko liquidasi tak terduga. Suku bunga pun tidak ditentukan oleh bank sentral atau lembaga keuangan, melainkan berubah secara real-time sesuai permintaan dan penawaran di pasar on-chain. Pada akhirnya, layanan ini tidak menciptakan uang baru seperti bank tradisional, tetapi tetap memberikan efek perluasan kredit nyata dalam ekonomi kripto. Dengan memungkinkan pengguna memperoleh likuiditas tanpa menjual aset mereka, layanan ini menjadi opsi menarik bagi banyak investor yang ingin mempertahankan strategi HODL sekaligus memanfaatkan dana untuk kebutuhan pribadi atau investasi lainnya. Saat kripto dan keuangan tradisional semakin mendekat, menarik untuk mengamati bagaimana produk kredit on-chain ini akan berperan di masa depan. Until the Flippening! 🔥 ETH > BTC $ETH $BMNR #Flippening #LeanEthereum

No.0 picture
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.