source avatarBitcoin Addict Thailand

Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy

Utang publik akan mencapai batasnya pada tahun 2028 Senate mengusulkan serangkaian pajak baru, termasuk VAT 10%, pasti akan diberlakukan. Dalam 10 tahun terakhir, anggaran Thailand mengalami defisit rata-rata 4% dari PDB setiap tahun tanpa pernah berhenti, dan istilah yang jarang didengar seperti "utang publik mendekati batas" semakin sering disebut. Pada 19 April 2026, Komisi Ekonomi, Keuangan, dan Keuangan Senat merilis dokumen lengkap yang akan diajukan ke sidang Senat dua hari kemudian, bersama dengan serangkaian pajak baru yang menyentuh hampir semua aset investasi warga Thailand. 🏛️ Apa yang terjadi? – Komisi yang dipimpin oleh Mr. Kamphon Suphapaeeng mengusulkan reformasi struktural perpajakan besar-besaran, mencakup basis pendapatan, basis konsumsi, basis aset, dan keuangan lokal. – Tujuannya adalah menutup kesenjangan defisit dan mempersiapkan diri menghadapi masyarakat berusia lanjut. – Pada 21 April 2026, usulan ini akan diajukan ke Senat, sebelum diteruskan ke Kabinet untuk keputusan akhir. 🧩 Lalu, bagian mana yang aneh? Dalam dokumen tersebut, kata "emas" dan "saham" disebut secara jelas, tetapi istilah "aset digital (Digital Asset)" sama sekali tidak disebutkan, padahal kripto adalah pasar yang tumbuh pesat dan memiliki banyak pemain ritel di Thailand. 📅 Urutan peristiwa: 1) 2015–2025 – 10 tahun defisit berkelanjutan. Anggaran Thailand mengalami defisit rata-rata 4% dari PDB, melebihi batas berkelanjutan yang ditetapkan tidak lebih dari 3%, sehingga pemerintah harus meminjam setiap tahun. 2) 1 Januari 2025 – Pemerintah memberikan pembebasan pajak kripto, mengumumkan pengecualian Capital Gains Tax (pajak atas keuntungan penjualan) untuk perdagangan kripto melalui bursa yang mendapat izin dari SEC hingga 31 Desember 2029. 3) 12 Februari 2026 – Acara diskusi "Pajak Thailand: Saatnya Rekonstruksi Struktur", Komisi mengundang Direktorat Pajak dan SEC untuk mendengarkan sebelum usulan pertama diumumkan. 4) 13 Februari 2026 – VAT 10% mulai menjadi topik hangat. Rinciannya: peningkatan VAT secara bertahap 1% per tahun selama 3 tahun, diperkirakan menambah pendapatan negara 20–30 miliar baht/tahun untuk membiayai tunjangan pensiun 3.000 baht/bulan. 5) 23 Februari 2026 – Pihak pemerintah menyatakan penolakan terlebih dahulu. Mr. Siripong Angsakulkit, Wakil Ketua Partai Bhumjaithai, menegaskan bahwa dalam 2–3 tahun ke depan "tidak ada rencana menaikkan VAT menjadi 10%". 6) 19 April 2026 – Pengumuman lengkap. Komisi merilis dokumen lengkap dengan perluasan cakupan yang jelas: – VAT 7% → 10%, dengan mencabut pengecualian untuk usaha dengan pendapatan tahunan di bawah 1,8 juta baht. – Pajak beli-jual emas mencakup 3 bentuk: emas fisik (Physical Gold), emas di platform digital, dan Paper Gold (kontrak yang mengacu pada harga emas tanpa kepemilikan fisik). – Pajak penjualan saham + Global Minimum Tax 15% pada tahun 2027. – Pajak badan hukum asing 20%, seperti TikTok, eBay, Alibaba. – Pajak untuk semua jenis papan iklan luar ruangan, termasuk papan ucapan politisi. – Peningkatan pajak tanah terbengkalai dan usulan "Lotere Faktur Thailand". 7) 21 April 2026 – Diajukan ke Senat, sebelum diteruskan ke Kabinet untuk memutuskan seberapa ketat atau longgar rincian akhirnya. 8) 2027–2029 – Masa krisis sesungguhnya. Angka-angka dari Sekretaris Komisi.Menunjukkan bahwa utang publik bisa mencapai 69,78% dari PDB pada tahun 2571, mendekati ambang batas 70%, yang bersamaan dengan masa berakhirnya pembebasan pajak kripto. . 🧭 Dampak yang perlu diawasi . – Perdagangan kripto melalui bursa yang memiliki izin SEC tetap mendapat pembebasan Capital Gains Tax hingga 31 Des. 2572 – Namun, jika "emas digital" dan "Paper Gold" benar-benar dikenai pajak, pertanyaan segera muncul: apakah Tokenized Gold (token yang merujuk harga emas di blockchain), salah satu bentuk RWA (Real World Asset Tokenization – transformasi aset dunia nyata menjadi token di blockchain), akan diartikan berada dalam cakupan yang sama? – Isu ini penting karena banyak platform di Thailand sedang mendorong RWA sebagai salah satu produk utama. . 💬 Suara dari komunitas investor . – Banyak yang bertanya, "Setelah naik VAT 3%, apakah bunga obligasi cukup mengimbangi inflasi?" — mencerminkan ketidakpercayaan terhadap model tabungan pribadi – Kelompok lain melihat bahwa tidak disebutkannya "aset digital" mungkin karena masih dalam masa pembebasan pajak, tetapi ada yang memperingatkan bahwa setelah tahun 2572, permainan bisa berubah, terutama jika kerangka pajak emas digital dijadikan template. . 🔚 Kesimpulan . Rangkaian usulan ini belum menjadi undang-undang, hanya usulan dari komisi Senat yang harus melewati Senat dan Kabinet terlebih dahulu. . Hal yang perlu diawasi selanjutnya adalah tanggal 21 Apr. 2569, apakah akan ada penambahan atau pengurangan pada bagian tertentu, dan apakah istilah "aset digital" akan dimasukkan ke dalam versi yang diajukan ke Kabinet. . Karena pada periode 2570–2572, ketika pemerintah paling membutuhkan pendapatan, justru menjadi masa berakhirnya "tembok pajak" kripto Thailand. . Dan menurutmu, jika pemerintah benar-benar perlu mencari dana tambahan, apakah kripto akan dimasukkan ke dalam paket pajak ini, atau akan mendapatkan perpanjangan pembebasan lagi? . #BitcoinAddictThailand #BeritaKripto #PajakThailand

No.0 picture
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.