Jika 2024 disebut sebagai "Tahun Model Besar AI", maka 2025 adalah "Tahun Pertama Asetisasi AI Agent". Ketika agen cerdas tidak lagi sekadar kotak dialog yang menghasilkan teks, tetapi mulai memegang kunci pribadi, mengelola dana, menjalankan arbitrase lintas rantai, bahkan melakukan negosiasi bisnis yang kompleks, sebuah kontradiksi struktural yang lama diabaikan benar-benar terungkap: protokol internet dan buku besar blockchain saat ini sama sekali tidak mampu menopang "ekonomi mesin yang saling tidak percaya". Di bawah paradigma HTTP Web2, aliran data harus bergantung pada layanan terpusat, di mana memori dan perilaku Agent dapat tiba-tiba menghadapi risiko pengendalian atau gangguan—ini mengungkapkan keterbatasan arsitektur tradisional dalam fleksibilitas dan otonomi; sementara di bawah paradigma rantai publik Web3, transparansi ekstrem mendorong Agent ke sisi lain yang ekstrem—“eksekusi tanpa perlindungan”. Di lingkungan rantai yang ibarat hutan gelap, sebuah AI Agent dengan strategi transparan dan niat terbuka pasti menjadi sasaran perburuan tanpa ampun oleh robot MEV, trader frekuensi tinggi, dan algoritma adversarial. Transparansi, yang semula merupakan mekanisme kepercayaan, berubah menjadi kutukan bertahan hidup terhadap kecerdasan tingkat tinggi. Dalam konteks inilah misi teknologi privasi mengalami lompatan mendasar: ia tidak lagi menjadi alat untuk menyembunyikan aktivitas ilegal atau menghindari regulasi, tetapi untuk memberdayakan AI Agent agar mampu mempertahankan “kekayaan pribadi (data)” dan “pemikiran independen (strategi)” dalam lingkungan yang tidak dapat dipercaya. Selama sepuluh tahun terakhir, komunitas kriptografi terus mencari solusi untuk memisahkan “komputasi” dari “keterlihatan”. Dari teori enkripsi homomorfik awal, hingga terobosan tunggal ZK di lapisan verifikasi, hingga enkripsi homomorfik penuh (FHE) hari ini yang berusaha menyelesaikan ketergantungan pada data dalam bentuk teks jelas selama penggunaan. Kita berada di ambang transisi protokol internet dari HTTPS menuju HTTPZ—dari “enkripsi transmisi” menuju “komputasi terenkripsi sepanjang siklus hidup”. Mind Network adalah contoh khas dari pergeseran paradigma ini. Ia tidak berhenti pada narasi privasi tunggal, tetapi berusaha membangun sebuah “siklus komputasi tanpa kepercayaan” yang lengkap melalui protokol HTTPZ, MindChain, dan standar pembayaran x402z. Konten di atas diambil dari laporan penelitian Web3Caff Research berjudul “Laporan Penelitian Mind Network FHE Infrastruktur 19.000 Kata (Bagian 1): Ketika AI Agent Memegang Kunci Pribadi, Siapa yang Menentukan Batas Keamanan bagi ‘Ekonomi Mesin’? Analisis Komprehensif Visi Proyek, Feasibilitas Teknis, Jalur Teknologi, Status Ekosistem, Logika Bisnis, dan Bentuk Akhirnya”. Lihat versi lengkapnya👇 https://t.co/C3eADxw4Un

Bagikan






Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.