🚨 Jesse Livermore meninggal tahun 1940. Namun strategi trading-nya kini sedang viral. Alasannya: #Bitcoin mengikuti siklus akumulasi legendarisnya. Yang menariknya – siklus ini memiliki tiga fase: Fase 1: Akumulasi → Uang cerdas (smart money) membeli secara diam-diam → Investor ritel skeptis atau malas → Pergerakan sideways, sedikit perhatian Fase 2: Breakout → Harga breakout dari range → Pembeli ritel pertama mulai sadar → Volume mulai meningkat Fase 3: Fase Vertikal → Kenaikan parabolik → Pembeli FOMO (fear of missing out) membanjiri pasar → Sebagian besar baru masuk di sini – saat harganya paling mahal Livermore dulu berkata: Keuntungan terbesar tidak datang dari timing, tetapi dari kesabaran. Siapa yang mengenali fase akumulasi dan bertahan, akan mengikuti seluruh pergerakan. Di mana kita sekarang? → #Bitcoin di $95.600 → +9,4% dalam sebulan terakhir → Namun masih 24% di bawah ATH (All-Time High) → Social Dominance di 77% – tertinggi dalam beberapa bulan → Sentimen 83% bullish Data menunjukkan: Perhatian sudah ada. Namun kenaikan parabolik belum terjadi. Jika Livermore benar, kita saat ini melihat akhir dari fase akumulasi. Breakout menuju $100K+ akan menjadi trigger menuju Fase 3. Dan inilah yang psikologis: Sebagian besar orang baru akan membeli ketika kita mencapai $110K atau $120K. Mereka baru percaya saat itu. Tapi saat itu, kereta sudah berangkat. h/t: @MerlijnTrader 🤝

Bagikan






Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.