Penyebaran Sentimen Safe-Haven: Mengapa Pengguna Kripto Beralih ke Logam Ter-tokenisasi

iconKuCoin News
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
Sejak awal 2026, tekanan inflasi global yang berkelanjutan dan ketidakpastian geopolitik telah secara signifikan meningkatkan preferensi investor terhadap aset fisik. Sementara investor tradisional biasanya memilih bullion fisik atau ETF emas, pengguna asli crypto—yang terbiasa dengan perdagangan 24/7 dan operasi on-chain—menemukan bahwa tokenized emas dan perak produk menawarkan jembatan yang jauh lebih menarik.
  1. Likuiditas dan Aksesibilitas Tinggi

Perdagangan emas fisik tradisional sering dibatasi oleh jam bank, persyaratan penyimpanan yang kompleks, dan ambang batas pembelian minimum yang tinggi. Sebaliknya, token seperti XAUT dan PAXG membagi emas menjadi unit-unit kecil, memungkinkan pengguna untuk memegang posisi emas dengan modal sekecil puluhan dolar. "Kepemilikan pecahan" ini secara drastis menurunkan penghalang masuk.
  1. Perdagangan Silang Platform dan DeFi Integrasi

Sebagian besar token ini diterbitkan pada rantai publik utama seperti Ethereum, yang berarti pengguna dapat menukar mereka di Bursa Terdesentralisasi (DEX) kapan saja atau bahkan menggunakan mereka sebagai jaminan dalam protokol pinjaman. Selama periode volatilitas pasar yang tinggi, pengguna dapat dengan cepat beralih ke token yang diikat logam mulia untuk melindungi posisi mereka tanpa perlu keluar ke mata uang fiat.

Perbandingan Token Emas Terkemuka: XAUT vs. PAXG

Di pasar emas yang di-tokenisasi saat ini, XAUT (terbit oleh Tether) dan PAXG (terbitkan oleh Paxos) memegang sebagian besar besar pangsa pasar. Meskipun keduanya mengklaim didukung 1:1 oleh emas fisik, terdapat perbedaan halus dalam atribut regulasi dan mekanisme operasional mereka.
td {white-space:nowrap;border:0.5pt solid #dee0e3;font-size:10pt;font-style:normal;font-weight:normal;vertical-align:middle;word-break:normal;word-wrap:normal;}
Fitur PAXG (Pax Gold) XAUT (Tether Emas)
Badan Regulasi Diatur oleh NYDFS Dikeluarkan oleh afiliasi Tether (berbasis di Swiss)
Audit Mendasar Audit pihak ketiga secara teratur dengan transparansi yang tinggi Menyediakan alat pencarian batang emas dan laporan kuartalan
Biaya Transaksi 0,02% biaya on-chain (ditambah biaya Gas) Tidak ada biaya manajemen on-chain tambahan (hanya Gas)
Keunggulan Utama Kepatuhan tinggi; cocok untuk pengguna institusional Aktivitas ekosistem yang tinggi dan likuiditas yang unggul di beberapa platform

Kenaikan Perak Ter-tokenisasi: Peluang di Tengah Ketidakstabilan

Dibandingkan dengan emas, kinerja perak pada 2026 telah terlihat sangat agresif. Didorong oleh lonjakan permintaan industri—terutama di sektor energi terbarukan—peraks harga keuntungan kadang-kadang melampaui emas. The ledakan token perak volume perdagangan menunjukkan kripto nafsu pedagang terhadap aset aman berfluktuasi tinggi. Tokenisasi tidak hanya menangkap harga apresiasi logam tetapi juga menghilangkan biaya penyimpanan dan logistik yang biasanya terkait dengan volume perak.

Potensi Risiko yang Tidak Dapat Diabaikan

Sementara tokenized emas dan perak aset-aset ini berkinerja luar biasa di pasar saat ini, mereka adalah inovasi finansial dan tidak tanpa risiko.
  • Risiko Penitipan Terpusat: Terlepas dari teknologinya, nilai token-token ini pada akhirnya bergantung pada penerbit yang benar-benar memegang jumlah logam fisik yang setara. Jika penjaga aset menghadapi kesulitan finansial, pelanggaran keamanan, atau sengketa hukum, pengguna mungkin menghadapi risiko pencairan.
  • Ketidakpastian Regulasi: Pada 2026, definisi hukum untuk Aset Dunia Nyata (RWA) masih berkembang. Jika token tertentu diklasifikasikan sebagai sekuritas yang tidak terdaftar, mereka bisa menghadapi pencabutan daftar atau kekeringan likuiditas.
  • Kerentanan Kontrak Pintar: Seperti semua aset berbasis rantai, token-token ini bergantung pada kode. Setiap kerentanan yang belum terdeteksi dalam kontrak dasar dapat menyebabkan kerugian aset melalui peretasan.
  • Risiko Pemisahan Harga: Pada periode stres pasar yang ekstrem, jika likuiditas tidak dapat mengimbangi permintaan perdagangan, harga pasar sekunder dari token mungkin sementara menyimpang (de-peg) dari harga spot dari logam fisik.

Kesimpulan

Kenaikan dari tokenized emas dan perak menandai integrasi mendalam antara aset kripto dan keuangan tradisional. Didorong oleh permintaan sebagai tempat berlindung, XAUT, PAXG, dan token perak memberikan pengguna kripto alat lindung nilai yang nyaman. Namun, saat melakukan perdagangan ini, pengguna harus tetap sepenuhnya menyadari risiko penitipan terpusat dan risiko teknis yang terlibat, menghindari tindakan impulsif saat harga mencapai puncaknya.
Saat sektor RWA berkembang dewasa, logam yang di-tokenisasi di masa depan mungkin akan memperkenalkan mekanisme audit yang lebih terdesentralisasi dan Proof of Reserves yang lebih transparan.
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.