
Di India, orang-orang dibayar untuk memposting promosi media sosial bagi beberapa kandidat selama pemilihan tengah masa jabatan Amerika Serikat (laporan New York Times). Seseorang mengatakan ia menerima lima belas dolar (empat ribu rupee) untuk setiap postingan. Setelah membaca ini, kepalanya tegak penuh kebanggaan: pekerjaan yang orang Amerika bayar empat ribu rupee kepada orang India, justru dibayar enam ratus ribu rupee kepada jurnalis Pakistan—dan mereka tetap menyangkalnya.
