
Saya telah lama tidak muncul di mana-mana. Di sini, saya ingin memberikan penjelasan kepada semua yang mengirim pesan, penasaran, atau bertanya di mana saya. Saya kehilangan seseorang yang sangat saya cintai. Saya sedang merasakan kesedihan itu. Sejujurnya, terkadang ada hal-hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, tidak bisa dibagikan dengan siapa pun, dan harus dijalani sendiri di dalam hati. Saat ini, saya sedang melewati masa seperti itu. Dalam kesibukan hidup, kita sering terbawa arus—sibuk dengan pekerjaan, rencana masa depan, uang, pasar, keuntungan, kerugian—kita terus mengejar sesuatu. Tapi suatu hari, hidup mengingatkan kita dengan cara yang begitu mendalam: pada saat itu, kita menyadari bahwa tak satu pun dari hal-hal itu lagi sepenting dulu. Beberapa kehilangan tidak bisa diperbaiki. Beberapa orang tidak bisa digantikan. Dan beberapa luka, meski waktu berlalu, tetap hidup di suatu tempat dalam diri kita. Selama beberapa hari terakhir, saya mencoba menyisihkan waktu untuk diri sendiri, menerima apa yang telah terjadi, dan berusaha bangkit kembali. Itulah sebabnya saya tidak muncul di sini, tidak berbagi apa-apa, dan tidak seaktif dulu. Saya mengucapkan terima kasih dari lubuk hati kepada semua yang penasaran, mengirim pesan, atau menanyakan apakah saya baik-baik saja. Mungkin masih terlalu dini untuk mengatakan saya baik-baik saja, tapi saya sedang berusaha bangkit. Saya butuh sedikit waktu. Saya ingin sekali mengingatkan kalian semua sekali lagi: hargailah orang-orang yang kalian cintai. Jangan tunda untuk menelepon, mengirim pesan, atau menanyakan kabar seseorang. Terkadang, hal-hal yang kita tunda sampai besok tidak pernah sampai pada esoknya. Saya ingin sedikit sendiri sekarang. Terima kasih kepada semua yang memahami, penasaran, dan tetap ada di sisi saya dengan pesan-pesan indah kalian. Jaga diri kalian dan orang-orang tercinta, teman-teman. Di dalam hidup, tidak ada apa pun yang lebih berharga daripada keberadaan orang-orang yang kita cintai.

