Sebuah studi baru terhadap 2704 orang menemukan bahwa orang lebih cenderung merasa bersalah ketika membeli barang menggunakan mata uang kripto daripada uang tunai.
Ini berlaku baik untuk pemegang maupun non-pemegang mata uang kripto.
Menariknya, orang-orang senang menerima Bitcoin sebagai mata uang, tetapi kurang tertarik untuk benar-benar menggunakannya.