Eksekutif Tesla sedang mempersiapkan rencana awal untuk memisahkan operasi perusahaan di Tiongkok—melalui pemisahan, penjualan, atau penutupan—menurut The Wall Street Journal. Tiongkok menyumbang sekitar 18% dari penjualan Tesla pada paruh pertama 2026. Setiap pemisahan akan memengaruhi produksi di Shanghai, rantai pasok baterai, akses semikonduktor, dan data terkait sekitar dua juta pelanggan Tiongkok. Langkah ini dipertimbangkan di tengah kemungkinan penggabungan Tesla–SpaceX. Paparan pertahanan AS SpaceX—20,9% dari bisnisnya pada 2025—menimbulkan kekhawatiran keamanan nasional, sementara audit pemasok semakin memperketat pembatasan terhadap komponen, peralatan, dan personel Tiongkok. Yang perlu diwaspadai: respons regulasi Beijing dan AS, nasib pabrik Tesla di Shanghai, serta apakah pemisahan rantai pasok akan dipercepat di sektor EV dan kedirgantaraan. #Tesla #SpaceX #USChina #SupplyChains #NationalSecurity
kautiousBagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.