Tren RWA tahun ini terus memanas, tetapi saat ini saya fokus pada sebuah proyek yang tidak saya evaluasi terlebih dahulu berdasarkan narasi, melainkan apakah produknya benar-benar telah diluncurkan dan apakah pengguna benar-benar membayar. Baru-baru ini, rekan-rekan komunitas merekomendasikan saya untuk melihat @cancore_io, dan hal yang paling menarik perhatian saya adalah bahwa proyek ini sudah menghasilkan data nyata. Berdasarkan dashboard Dune yang dipublikasikan secara resmi, setelah peluncuran mainnet, Cancore telah menyelesaikan lebih dari 70.000 kali Swap, dengan volume perdagangan mendekati $30 juta dan menghasilkan pendapatan lebih dari $300.000. Data ini membuktikan satu hal: Cancore tidak hanya berhenti di tahap PPT dan testnet, tetapi sudah mulai digunakan secara nyata oleh pengguna. Cancore memposisikan dirinya sebagai "Liquidity OS untuk Tokenized Finance". Masalah di balik posisi ini sebenarnya mudah dipahami: Canton Network adalah tempat bagi banyak lembaga keuangan besar untuk menyelesaikan aset tertokenisasi, tetapi karena desainnya bersifat permissioned, aset-aset ini tetap terpisah dari likuiditas blockchain publik. Yang dilakukan Cancore adalah bertindak sebagai lapisan eksekusi antara Canton dan blockchain publik, menyediakan jalur perdagangan langsung untuk aset di berbagai jaringan. Saat ini, Cancore telah terhubung ke lima jaringan—Canton Network, Ethereum, Arbitrum, BNB Chain—mendukung 23 token dan lebih dari 250 pasangan perdagangan, dengan dukungan Solana yang segera akan diluncurkan. Yang perlu ditegaskan di sini adalah, Cancore bukanlah bridge lintas jaringan tradisional yang memerlukan penyerahan aset ke pihak tengah untuk kemudian menciptakan token Wrapped. Ia menggunakan mekanisme atomic settlement berbasis HTLC. Secara sederhana, pembeli dan penjual masing-masing mengunci aset di jaringan mereka sendiri dengan kondisi kriptografi yang sama: baik kedua sisi menyelesaikan pertukaran secara bersamaan, atau jika waktu habis, keduanya mendapatkan kembali aset aslinya. Selama proses ini, aset tetap berada di jaringan aslinya masing-masing, tanpa pihak ketiga yang mengelola atau memerlukan kepercayaan tambahan terhadap rangkaian validator relai. Menurut saya, inilah aspek Cancore yang lebih patut diperhatikan. Tokenisasi menyelesaikan bagaimana aset bisa diunggah ke blockchain, sedangkan atomic settlement menyelesaikan bagaimana aset-aset tersebut dapat diperdagangkan secara aman di antara berbagai jaringan setelah diunggah. Jika RWA ingin melangkah dari "penerbitan di blockchain" menuju pasar keuangan yang benar-benar dapat diperdagangkan dan dikonfigurasi, likuiditas dan settlement pasti harus diatasi. Di masa depan, Cancore juga berencana menambahkan Agentic Trading. Pengguna dapat langsung memberi tahu AI apa yang ingin mereka perdagangkan dan di bawah kondisi apa, lalu Agent akan menyelesaikan operasi tersebut dalam batas risiko yang ditentukan—namun kendali atas aset dan mekanisme atomic settlement tidak akan berubah. Bagi yang tertarik, Anda bisa langsung mencoba satu pasangan perdagangan di Cancore untuk melakukan Swap. Daripada hanya membaca deskripsi proyek, menjalani proses penguncian, klaim, dan settlement secara langsung akan membuat Anda lebih mudah memahami masalah apa yang sebenarnya ingin diselesaikan oleh proyek ini.
百里 🦅Bagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.
