Fund saham paling gila di awal tahun 2026 kini mencapai akhir dramatisnya—dibersihkan secara paksa. Fund hedge bernama *Situational Awareness*, yang didirikan oleh mantan peneliti OpenAI, Leopold Aschenbrenner, yang baru berusia 25 tahun, memulai perjalanan dengan modal awal 2,25 miliar dolar AS. Dengan menebak secara gila-gilaan terhadap kekuatan komputasi dan perangkat keras AI, ia berhasil mengumpulkan kapitalisasi pasar sebesar 45 miliar dolar AS dalam waktu kurang dari dua tahun, dengan total return tahunan mencapai 439%. Namun, tiga minggu setelah mencapai puncak karier dan kekayaan pribadinya, ia dipaksa menyerahkan seluruh portofolio pasar publiknya. Ironisnya, hari pembersihan itu justru bertepatan dengan hari ia merencanakan pernikahannya. Satu: Awal Legenda dan Taruhan Ekstrem Leopold adalah seorang jenius muda, lulus pertama di jurusan matematika Universitas Columbia pada usia 19 tahun, lalu bergabung dengan OpenAI di bawah bimbingan Ilya Sutskever untuk melakukan penelitian keamanan superalignment. Pada 2024, ia dipecat oleh dewan direksi OpenAI setelah menerbitkan makalah panjang 165 halaman berjudul *Situational Awareness* yang memprediksi kedatangan AGI dalam sepuluh tahun. Setelah keluar, ia langsung mendirikan dana berdasarkan logika makalah tersebut: Logika panjang: Beli saham raksasa komputasi dan penyimpanan global (SK Hynix, SanDisk, CoreWeave, Nebius, dll). Logika pendek: Jual pendek saham perangkat lunak tradisional yang terancam digantikan, seperti Adobe. Operasi mematikan: Ia merasa keuntungan terlalu lambat, sehingga langsung menggunakan leverage 4x untuk meminjam uang dari Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan Bank of America guna menambah posisinya. Dua: Pemburuan Sempurna: Dari Desas-Desus hingga Kebangkrutan Pada pertengahan Juli, sektor AI mengalami penurunan tajam; portofolio inti anjlok lebih dari 30% dalam dua minggu, sementara saham perangkat lunak yang dijual pendek justru naik. Dua arah serangan sekaligus. Rangkaian peristiwa selanjutnya seolah seperti naskah yang sudah ditulis: 1. 24 Juli: Leopold menulis surat kepada investor, meyakini ini adalah kesempatan beli yang sempurna, dan berusaha mengumpulkan dana tambahan untuk menutupi kerugian—tapi dana penyelamat tidak datang. 2. 27 Juli: Citadel Securities, raksasa hedge fund Wall Street, tiba-tiba merilis laporan yang menyatakan bahwa The Fed kemungkinan akan “menaikkan suku bunga 25 basis poin secara tak terduga” pada Rabu minggu ini. Sentimen panik langsung memicu penurunan lebih dalam pada saham AI. 3. 29 Juli: The Fed mengumumkan keputusan—suku bunga tetap (tidak ada kenaikan). Namun pada saat itu, garis pertahanan Leopold sudah hancur total. 4. 30 Juli, Kamis: Tiga broker sekaligus mengirimkan notifikasi margin call. Sebelum pasar dibuka, Leopold terpaksa menjual seluruh posisi publiknya dalam bentuk transaksi besar. Pembeli yang mengambil alih justru merupakan hedge fund Citadel milik bos yang sama, Ken Griffin. Lebih dramatis lagi: Pada hari pembersihan itu, saham-saham AI yang dipaksa dijualnya justru melonjak 20% hingga 30%. Citadel membeli di titik terendah absolut dan mendapat keuntungan likuid lebih dari 20% dalam satu hari. Tiga: Beberapa Refleksi dan Pelajaran Arah benar, mati karena leverage: Penilaian jangka panjang Leopold terhadap kekuatan komputasi dan AGI tetap valid; bahkan portofolio privatnya (termasuk saham Anthropic) sama sekali tidak terganggu. Yang benar-benar mengalahkannya adalah keserakahan ekstrem terhadap waktu dan penarikan dalam leverage 4x. Wall Street tidak punya belas kasihan: Di satu sisi, institusi terkait menyebarkan desas-desus untuk menjatuhkan pasar; di sisi lain, raksasa-raksasa membeli dengan harga murah. Ketika permainan modal dimainkan hingga puncaknya, apa yang tampak seperti kebetulan sering kali penuh dengan perencanaan. Menurut Anda, ini kebetulan—atau pemburuan terarah Wall Street terhadap kaum muda baru yang kaya? Silakan diskusikan di kolom komentar. #Leopold #SK #WallStreet
指标魔术师Bagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.