Momentum kripto institusional di Jepang mulai meningkat. Eole yang terdaftar di Tokyo dilaporkan menjadi perusahaan publik Jepang pertama yang membeli token HYPE dari Hyperliquid, menandai langkah signifikan dalam paparan perusahaan publik terhadap aset kripto yang muncul. Pada saat yang sama, pengembang game Gumi dan SBI Holdings meluncurkan dana senilai $18,3 juta yang berfokus pada bitcoin dan altcoin. Langkah-langkah ini menunjukkan pergeseran lebih luas di pasar aset digital Jepang. Saat kejelasan regulasi lokal meningkat, lebih banyak perusahaan Jepang tampaknya berpindah dari pengamatan ke partisipasi. Ini penting karena adopsi institusional tidak lagi terbatas pada bitcoin semata. Perusahaan mulai mengeksplorasi altcoin, aset terkait DeFi, ekosistem yang ditokenisasi, dan peluang Web3 yang lebih luas. Bagi proyek kripto, bursa, platform DeFi, dan penyedia infrastruktur Web3, Jepang bisa menjadi pasar yang semakin penting untuk pertumbuhan aset digital yang terregulasi. Sinyal utamanya jelas: Institusi Jepang mulai bersikap positif terhadap kripto. Dan seiring regulasi menjadi lebih jelas, modal, infrastruktur, serta partisipasi perusahaan kemungkinan akan terus berkembang.
Blockchain App FactoryBagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.
