source avatarAxen

Bagikan

DIA vs Oracle Tradisional Oracle tradisional sering fokus pada penyampaian satu titik data. DIA berfokus pada membuat saluran data itu sendiri lebih transparan dan dapat diverifikasi. Data mentah → agregasi transparan → umpan yang dapat disesuaikan → pengiriman onchain. DIA juga mendukung berbagai aset dan jaringan blockchain, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengembang di berbagai kasus penggunaan. Dari DeFi dan RWAs hingga stablecoin dan Perp, data yang andal semakin menjadi infrastruktur inti. Pendekatan DIA memberikan pengembang visibilitas lebih besar terhadap asal data mereka dan bagaimana data tersebut diproses. Perbedaan sejati bukan hanya pada umpannya. Tapi pada transparansi di balik umpan tersebut. Di situlah DIA mengambil pendekatan yang berbeda.

No.0 picture
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.