Pandangan filsuf Jerman Nietzsche mengenai "ressentiment" manusia tercermin dalam dua poin: 1. Ia membenci Kristen. Lebih tepatnya, ia membenci promosi Rasul Paulus terhadap "moralitas budak," yang menyimpangkan niat asli Yesus (dan ia menyebut Yesus satu-satunya Kristen): orang-orang biasa merindukan untuk mengalahkan yang kuat melalui ressentiment. Tragisnya, hal ini telah menang. 2. Nietzsche menganggap gerakan pembebasan perempuan (yaitu, ideologi terkait feminisme) sebagai manifestasi pelemahan dan degenerasi insting perempuan, ressentiment sebagian perempuan, yang berasal dari kekurangan fisiologis atau kemampuan mereka sendiri, diarahkan terhadap perempuan lain yang "lebih alami, lebih subur."
PepecoinLFGBagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.