Pada tahun 1984, Red Bull lahir dari sebuah kebetulan. Saat melawan jetlag, Dietrich Mateschitz menemukan Krating Daeng, minuman populer di kalangan pengemudi truk Thailand yang diciptakan oleh Chaleo Yoovidhya. Minuman ini merupakan alternatif terjangkau dibandingkan kopi. Mateschitz melihat potensi dalam minuman tersebut dan meyakinkan Yoovidhya bahwa jika mereka membuatnya berkarbonasi, mereka bisa mengubahnya menjadi merek global. Bersama-sama, mereka menginvestasikan masing-masing $500.000, membentuk kemitraan 49/49, dengan 2% diberikan kepada putra Yoovidhya. Awalnya, Red Bull mengalami kesulitan, merugi lebih dari satu juta dolar di tahun-tahun awalnya. Namun, Mateschitz tidak menyerah. Hampir kehabisan uang, Mateschitz mendekati teman kuliahnya Johannes Kastner, yang memiliki agensi iklan. Tim Kastner merancang kaleng ikonik berwarna biru-perak dan menciptakan slogan “It Gives You Wings.” Mereka meluncurkan re-branding di Hungaria, Jerman, dan Inggris. Penjualan Red Bull melonjak. “Ini bukan hanya tentang minumannya; ini tentang semangatnya,” kata Mateschitz. Pada tahun 2022, ketika Mateschitz meninggal, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$27,4 miliar, menunjukkan kesuksesan luar biasa Red Bull di bawah kepemimpinannya.
Alvin FooBagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.