AI sedang mengubah transaksi on-chain, tetapi nilai sejatinya bukanlah membantu Anda memprediksi harga. Sepanjang tahun ini, semakin banyak proyek Web3 yang mulai mengintegrasikan fitur AI. Beberapa menyediakan analisis pasar, beberapa mengelola berita, dan ada pula yang menjawab berbagai pertanyaan terkait perdagangan. Namun, setelah mempelajari @Velvet_Capital, saya menyadari bahwa tujuan mereka bukan sekadar menjadi “asisten AI,” melainkan ingin menciptakan sistem AI yang terlibat penuh dalam seluruh proses perdagangan. Pihak resmi menyebutnya Velvet Unicorn. Banyak orang yang mendengar “AI” langsung membayangkan chatbot—bertanya, lalu menerima jawaban, dan selesai. Namun dalam desain Velvet, peran AI tidak hanya memberikan informasi, melainkan menghubungkan “penelitian, analisis, pengambilan keputusan, dan eksekusi” menjadi satu alur lengkap. Misalnya, Anda bisa langsung bertanya: “Token apa saja di Base yang patut diperhatikan hari ini?” “Bantu saya menganalisis tren teknis BTC saat ini.” “Pool DeFi mana yang saat ini menawarkan imbal hasil paling menarik?” AI tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga menggabungkan data on-chain, kondisi pasar, popularitas komunitas, analisis teknis, dan sinyal risiko—sehingga pengguna tidak perlu membuka beberapa situs web sekaligus untuk membandingkan informasi. Yang lebih menarik lagi, Velvet menggunakan arsitektur Multi-Agent, bukan satu model yang menangani semuanya. Sistem ini terdiri dari berbagai peran, seperti Researcher, Analyst, Trader, dan Executor—setiap Agent memiliki tugas spesifiknya sendiri, lalu bekerja sama untuk menyelesaikan tugas. Desain semacam ini tidak hanya mengurangi risiko ilusi AI, tetapi juga membuat analisis dan eksekusi menjadi lebih profesional. Saya merasa konsep ini sangat mirip dengan tim perdagangan: ada yang khusus mengumpulkan informasi pasar, ada yang menganalisis data, ada yang menyusun strategi, lalu trader yang mengeksekusi pesanan. Dulu hal ini memerlukan seluruh tim, sekarang dicoba dilakukan oleh AI yang bekerja sama. Hal lain yang sangat saya sukai adalah Velvet Unicorn memiliki kemampuan pembelajaran berkelanjutan. Setiap hasil analisis dan eksekusi perdagangan membentuk mekanisme umpan balik yang terus-menerus menyempurnakan prompt Agent, proses pengambilan keputusan, dan kualitas eksekusi. Dengan kata lain, AI ini tidak hanya memberikan jawaban tetap—ia berusaha terus meningkatkan dirinya melalui data pasar dan hasil eksekusi aktual. Saya percaya nilai sejati AI dalam transaksi on-chain bukanlah menjamin keuntungan Anda, atau secara ajaib memprediksi koin berikutnya yang naik seratus kali lipat—melainkan membantu kita lebih cepat menemukan poin penting di tengah informasi yang melimpah, mengurangi waktu yang terbuang untuk penelitian berulang, sehingga kita bisa lebih fokus pada strategi dan manajemen risiko. Jika di masa depan AI mampu menghubungkan penelitian, analisis, perdagangan, bahkan manajemen aset secara utuh, maka perannya tidak lagi sekadar alat—melainkan lebih seperti rekan cerdas yang selalu mendampingi trader 24/7. Ini mungkin juga arah yang ingin dibangun oleh Velvet: membuat AI tidak hanya menjawab pertanyaan Anda, tetapi benar-benar terlibat dalam setiap keputusan on-chain Anda.
小美哥🕊️|狗宝真帅|🐬TermMaxBagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.