Korea sedang mempertimbangkan larangan short selling, selamat datang di alam semesta saham A. Menurut Yonhap News, bursa sedang mengevaluasi kelayakan teknis larangan sementara short selling dan pemangkasan batas fluktuasi harga. Saham A telah lama diejek karena larangan short selling, tak disangka setelah jatuh 40%, reaksi pertama Korea juga sama ini. Saat naik, merasa pasar bebas itu bagus; saat turun, lebih nyaman kalau diatur. Secara logika, terkadang regulasi justru melindungi Anda. Pada 22 Mei, delapan departemen OJK bersama-sama memberantas perdagangan saham lintas batas,富途, 老虎, dan 长桥 semuanya dikenai denda, dan investor ritel daratan hanya diizinkan menjual, tidak boleh membeli. Saat itu berapa banyak yang memprotes pembatasan kebebasan? Lalu apa hasilnya? Sejak saat itu, Nasdaq turun 10%, dan KOSPI anjlok hampir 40%. Mereka yang tidak membeli, menggunakan istilah populer saat ini, seharusnya mengalami JOMO (Joy Of Missing Out). Namun, saham A juga punya masalah sendiri. Larangan short selling berarti tidak akan jatuh? Saham A tanpa mekanisme short selling tetap jatuh saat waktunya tiba. Korea kini ingin meniru saham A dengan melarang short selling, tetapi saham A sudah melarangnya bertahun-tahun—pelajaran yang seharusnya dipelajari tetap belum dipelajari. Alat bisa dilarang, tapi hati manusia tidak bisa dilarang, dan para "kacang" pun tetap tak akan hilang 🤡
TechFlow 深潮|APP 已上线Bagikan

Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.