Kekuatan Yen Mendukung Bitcoin di Tengah Meningkatnya Risiko Carry Trade

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Berita bitcoin menyoroti bagaimana kekuatan yen baru-baru ini mendukung bitcoin di tengah perubahan dinamika carry trade. Indeks Dolar AS (DXY) turun saat USD/JPY anjlok 1,4% ke level 156,40, sementara euro, pound, dan dolar Australia naik sedikit. Yen yang kuat seringkali mendorong bitcoin dan meringankan kondisi keuangan global, tetapi apresiasi cepat bisa memicu pembalikan carry trade. Pada Agustus 2024, analisis bitcoin menunjukkan penurunan 20% ketika carry trade yen berbalik. Bank of Japan diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 1,25% pada 18 September, yang mungkin semakin memperkuat yen. Kenaikan yen yang moderat mendukung bitcoin, tetapi pergerakan tajam bisa menjadi risiko.

Odaily Planet Daily melaporkan bahwa yen Jepang baru-baru ini terus menguat, mendorong indeks dolar (DXY) turun, dan dalam jangka pendek memberikan dukungan bagi aset yang dinyatakan dalam dolar seperti bitcoin dan emas. Data menunjukkan bahwa dolar terhadap yen (USD/JPY) turun 1,4% menjadi 156,40 hari ini, setelah sebelumnya turun 0,9% pada Rabu; euro, pound sterling, dan dolar Australia terhadap dolar semuanya mengalami kenaikan ringan. Sebagai akibatnya, DXY turun 0,4% menjadi 99,22, mendekati moving average 200 hari.

Analisis menyatakan bahwa tren ini biasanya menguntungkan aset yang dinyatakan dalam dolar AS seperti bitcoin, sekaligus meringankan kondisi keuangan global dan meningkatkan preferensi risiko pasar. Namun, jika apresiasi yen terjadi terlalu cepat, logika ini dapat segera berbalik.

Dalam satu dekade terakhir, sejumlah besar investor memanfaatkan pembiayaan yen Jepang berbiaya rendah untuk berinvestasi dalam saham, obligasi, bahkan cryptocurrency. Jika yen mengalami apresiasi cepat, perdagangan carry trade yen dapat memicu gelombang penutupan posisi, yang menyebabkan penjualan aset berisiko. Saat carry trade yen dibuka kembali pada Agustus 2024, harga bitcoin turun sekitar 20% dalam beberapa hari.

Saat ini, ekspektasi pasar terhadap kemungkinan Bank of Japan menaikkan suku bunga dari 1% menjadi 1,25% pada 18 September semakin meningkat, sehingga yen tetap mengalami tekanan untuk menguat lebih lanjut. Laporan tersebut juga menyebut bahwa pejabat AS dan Jepang sebelumnya telah mengambil tindakan untuk mengatasi "pergerakan yen yang tidak terkendali". Oleh karena itu, apresiasi yen yang moderat saat ini mendukung bitcoin, tetapi jika berubah menjadi apresiasi cepat dan tidak terkendali, hal itu justru dapat menjadi faktor risiko bagi BTC. (CoinDesk)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.