- Harga XRP tetap berada di atas nilai yang direalisasikan, yang berarti sebagian besar pemegangnya berada dalam posisi untung meskipun ada koreksi harga baru-baru ini.
- XRPL kini memegang $2M dalam aset dunia nyata yang di-tokenisasi, mengungguli Ethereum dan Polygon dalam pertumbuhan.
- Investor sedang mengumpulkan XRP di bawah biaya pembeli utama, mengisyaratkan tekanan dan permintaan pasar yang meningkat.
XRP menunjukkan kekuatan yang kembali muncul karena harganya diperdagangkan di $1,48, sangat menyerupai struktur pasar April 2022. Glassnode melaporkan bahwa harga yang terwujud—rata-rata biaya di mana pemegang memperoleh XRP—naik seiring harga pasar, menunjukkan permintaan yang kuat.
Akibatnya, investor melihat modal baru memasuki pasar sementara koin yang lebih tua mengalami penilaian kembali pada harga yang lebih tinggi. Selain itu, koreksi terbaru XRP tetap berada di atas harga yang tercapai, yang berarti sebagian besar pemegang masih berada dalam posisi untung.
XRP Ledger (XRPL) juga menjadi berita utama dengan menjadi blockchain keempat terbesar berdasarkan nilai aset dunia nyata yang di-tokenisasi (RWA). Jaringan ini sekarang mewakili $1,4 miliar dalam RWA, mencerminkan peningkatan besar sebesar 266% selama sebulan terakhir, mengungguli Ethereum dan Polygon.
Secara menonjol, Luke Judges dari Ripple diketahui angka tersebut telah berlipat ganda menjadi 2 miliar dolar, mencatat adanya keterlambatan dalam indeks dari RWA.xyz. "Timnya memiliki strategi yang jelas, yang kini mulai memberikan hasil," tambah Judges.
Dinamika Pasar XRP dan Pola Historis
Melihat kembali, XRP secara konsisten menunjukkan siklus optimisme dan kewaspadaanPada rally 2017–2018, harga pasar melonjak jauh di atas harga yang tercapai, mencerminkan spekulasi yang berat. Sebaliknya, pada 2018–2019, harga pasar turun di bawah harga yang tercapai, meninggalkan banyak pemegang dalam posisi rugi.
Dengan demikian, rally dan koreksi berikutnya terus menjadi pola yang berulang seiring waktu. Pada tahun 2021, XRP kembali mengalami lonjakan ke harga di atas harga yang tercapai, hanya untuk turun di bawahnya pada tahun 2022. Di akhir 2022 dan hingga 2024, laju akumulasi yang konsisten terlihat jelas karena harga yang tercapai terus naik meskipun ada aksi sideways di pasar.
Saat ini, investor dalam timeframe 1 minggu hingga 1 bulan sedang mengumpulkan aset di bawah dasar biaya kohort 6–12 bulan. Ini mirip dengan apa yang kita lihat pada Februari 2022, dan oleh karena itu, ada rasa tekanan psikologis yang mulai terbentuk di atas pembeli. Selain itu, peningkatan nilai RWA XRPL adalah bukti dari minat terhadap aset tersebut, yang merupakan tanda dari pertumbuhan relevansinya di dunia nyata.



