Secara Singkat:
- XRP melonjak karena volume perdagangan yang lebih kuat, kemungkinan suku bunga September yang stabil, indikator teknis yang membaik, dan permintaan altcoin yang luas menarik partisipasi pembeli yang meningkat di seluruh pasar.
- XRP harus mempertahankan wilayah support $1,30 hingga $1,35 sebelum menantang resistance di $1,44, $1,55, dan akhirnya target $2.
- Kehilangan $1,30 akan membatalkan breakout, sementara data ekonomi, ekspektasi Federal Reserve, dan stabilitas bitcoin dapat memengaruhi arah berikutnya XRP.
XRP telah meningkat 9,4% dalam 24 jam seiring membaiknya indikator dan meningkatnya permintaan altcoin yang menarik pembeli mata uang kripto. Token ini diperdagangkan di atas rata-rata bergerak tujuh hari di sekitar $1,38 dan rata-rata bergerak 200 hari di sekitar $1,27, sementara RSI-nya berada di 58,68. Volume perdagangan meningkat 7,66% menjadi sekitar $2,88 miliar, sementara Indeks Musim Altcoin CoinMarketCap naik 9,38% seiring pergerakan modal di luar Bitcoin.
XRP dan pasar kripto secara luas mengalami lonjakan segera setelah komentar dari Gubernur Fed Christopher Waller, yang mengurangi peluang kenaikan suku bunga pada September menjadi 38%. Waller mencatat pada rapat bank sentral pada September hari Kamis bahwa ia berencana menjaga suku bunga tetap stabil selama data inflasi mendatang tidak membawa kejutan.
XRP Breakout Membuat Target $2 Semakin Dekat
Menurut analis pasar Cleo Schmidt, XRP berulang kali mengalami penolakan di antara $1,30 dan $1,55 selama beberapa bulan. Namun, aksi harga terbaru telah mengubah wilayah resistensi sebelumnya menjadi area dukungan penting.
Schmidt mengidentifikasi kisaran $1,30 hingga $1,35 sebagai area yang harus dipertahankan oleh pembeli untuk mempertahankan breakout. Bertahan di area ini dapat mendukung pergerakan menuju $2, meskipun XRP harus mengatasi beberapa hambatan terlebih dahulu.
Secara signifikan, level retracement Fibonacci 50% berada di dekat $1,34, memperkuat pentingnya zona dukungan tersebut. Penutupan harian di atas $1,40 dapat membuka jalan menuju $1,44 dan memperkuat kepercayaan para pembeli.
Di atas $1,44, XRP akan menghadapi tekanan jual yang lebih kuat di sekitar $1,55. Menembus batas tersebut akan memberikan konfirmasi yang lebih baik bahwa kenaikan yang diproyeksikan menuju $2 tetap dapat dicapai.
Juga Baca: Ripple Mendorong Pasokan RLUSD Melebihi $2,35 Miliar Dengan Pencetakan Kas Negara Besar
Dukungan Menentukan Apa yang Datang Berikutnya
Meskipun strukturnya tampak konstruktif, XRP menghadapi risiko penurunan yang jelas jika aktivitas pembelian melemah. Penurunan berkelanjutan di bawah $1,30 akan membatalkan breakout dan menjebak para pedagang yang memposisikan diri untuk mendapatkan keuntungan tambahan.
Kelemahan semacam itu bisa mendorong XRP menuju support di antara $1,30 dan $1,32 sebelum upaya pemulihan berikutnya muncul. Oleh karena itu, aksi harga sekitar $1,34 tetap penting untuk menentukan arah berikutnya dari token tersebut.
Perkembangan makroekonomi juga dapat memengaruhi permintaan karena investor mengevaluasi data ketenagakerjaan dan ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Angka ekonomi yang kuat dapat mendukung ekspektasi suku bunga ketat, menekan aset kripto dan aset sensitif risiko lainnya.
Secara keseluruhan, kenaikan XRP mencerminkan volume yang lebih kuat, momentum yang membaik, komentar suku bunga, dan permintaan altcoin yang lebih luas. Bertahan di kisaran $1,30 hingga $1,35 membuat level $1,44, $1,55, dan $2 masih dalam jangkauan, sementara kehilangan support akan melemahkan prospek bullish.
Juga Dibaca: Permintaan Stablecoin Bitcoin Melemah Saat BTC Bertahan Dekat $77.000
Pos Ini Alasan Harga XRP Naik Hari Ini dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya muncul pertama kali di 36Crypto.

