XRP telah mengalami tekanan penjualan yang stabil, tetapi data menunjukkan bahwa metrik Open Interest futures-nya bisa mengidentifikasi gerakan besar berikutnya.
Dengan XRP kini diperdagangkan di $1,35 dan turun 28% sepanjang tahun ini, seorang komentator komunitas XRP terkenal mengatakan bahwa Open Interest futures bisa bertindak sebagai "indikator yang sangat bagus" untuk memprediksi arah harga selanjutnya, dengan mengutip data historis.
Poin Utama
- XRP turun 28% sejak awal tahun, dengan harga di $1,35 dan Open Interest (OI) berkurang menjadi $2,29 miliar di tengah tren penurunan saat ini.
- Data historis menunjukkan bahwa harga XRP dan Open Interest selalu bergerak sejalan.
- Setelah kemenangan Donald Trump pada November 2024, XRP naik dari $0,5 menjadi $3,4 pada Januari 2025 sementara OI mencapai rekor saat itu sebesar $7,76 miliar.
- Pada Juni hingga Juli 2025, XRP naik dari $2,19 menjadi $3,6 saat Open Interest mencapai rekor tertinggi baru sebesar $10,94 miliar.
- Harga yang naik dan OI yang naik sering saling memperkuat, tetapi OI paling efektif sebagai alat konfirmasi tren, bukan prediktor mandiri.
Data historis mengonfirmasi hubungan antara harga XRP dan OI
Chad Steingraber, seorang komentator komunitas, menyoroti tren ini. Secara khusus, data CryptoQuant mengonfirmasi hubungan erat antara OI dan harga, karena tiga lonjakan harga utama XRP sejak 2021 terjadi bersamaan dengan peningkatan OI.
Lonjakan besar pertama terjadi antara Maret 2021 dan April 2021. Dalam periode ini, XRP melonjak dari $0,46 menjadi $1,96. Pada saat yang sama, Open Interest meningkat dari sekitar $500 juta menjadi $1,95 miliar.
Setelah reli meredup dalam bulan-bulan berikutnya, harga dan Open Interest keduanya menarik diri bersamaan. Bahkan reli-reli kecil yang muncul kemudian tetap menunjukkan hubungan yang sama, meskipun dalam skala yang lebih ringan.

Langkah besar kedua mengikuti kemenangan pemilu Donald Trump pada November 2024.XRP naik dari $0,5 pada awal November 2024 menjadi $3,4 pada Januari 2025. Selama periode yang sama, OI melonjak dari sekitar $640 juta menjadi $7,76 miliar. Ketika reli melambat dan harga turun, Open Interest juga turun.
Rally besar ketiga terjadi pada Juni 2025, ketika XRP naik dari $2,19 menjadi $3,6 pada Juli 2025. Secara menonjol, Open Interest melonjak dari $3,68 miliar menjadi $10,94 miliar, mencatatkan rekor tertinggi lainnya. Sekarang, dengan XRP kembali dalam tren penurunan tajam, Open Interest juga turun ke $2,29 miliar.
Mengapa Harga XRP dan Open Interest Sering Bergerak Bersama
Sementara Steingraber mendorong investor untuk memperhatikan lonjakan Open Interest sebagai sinyal pemulihan, hubungan antara harga dan Open Interest tidak selalu sederhana. Secara khusus, keduanya sering bergerak bersama karena saling memengaruhi.
Ketika harga mulai naik, para trader bergegas untuk membuka posisi long. Setiap posisi long baru harus berpasangan dengan kontrak short, yang meningkatkan Total Open Interest.
Ini biasanya menunjukkan masuknya uang baru ke pasar dan memperkuat tren. Pada saat yang sama, perdagangan berisiko tinggi dapat menambah tekanan beli. Pada dasarnya, lebih banyak kontrak berarti lebih banyak likuiditas dan lebih banyak ruang untuk volatilitas, yang pada gilirannya dapat mendorong harga lebih tinggi.
Faktor Tersembunyi Lainnya
Sementara itu, ada juga detail teknis yang sering diabaikan oleh banyak trader. Secara khusus, bursa sering melaporkan Open Interest dalam istilah dolar, bukan berdasarkan jumlah kontrak. Jadi, ketika harga XRP naik, nilai dolar dari kontrak yang ada juga meningkat, bahkan jika trader tidak menambah posisi baru.
Ini berarti Open Interest yang dilaporkan dapat meningkat secara otomatis ketika harga naik, dan ini menciptakan kesan aktivitas baru bahkan ketika jumlah kontrak tetap sama.
Faktor halus lainnya melibatkan psikologi pasar. Secara khusus, ketika pedagang melihat harga dan Open Interest naik bersamaan, mereka menganggapnya sebagai tren yang kuat. Keyakinan ini menarik para pengikut tren, yang kemudian menciptakan permintaan lebih tinggi untuk mendukung tren naik dan menjaga siklus tetap berlanjut.
Pedagang terutama menggunakan OI untuk mengonfirmasi tren, bukan untuk memprediksi arah secara mandiri. Ketika harga naik dan Open Interest naik secara stabil, biasanya menunjukkan partisipasi yang sehat dan modal baru. Namun, jika Open Interest meningkat terlalu cepat selama reli, pasar bisa menjadi penuh dengan posisi long berleveraj, meningkatkan risiko likuidasi tajam.
DisClamier: Konten ini bersifat informasional dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan pendapat The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.

