Wawasan Utama
- XRP menembus di bawah rata-rata bergerak 200-minggu di $1,42 untuk pertama kalinya sejak November 2024, menggeser struktur teknis jangka panjang menuju koreksi.
- Pembacaan RSI mingguan di kisaran rendah 30 menandakan tekanan penjualan yang berkelanjutan, sementara $1,12 dan $1 tetap menjadi level support kritis bagi para trader.
- Prakiraan PDB AS Q4 2025 berkisar dari 1 persen hingga 3,6 persen, yang akan memicu volatilitas yang didorong makro di pasar kripto, termasuk XRP.
XRP turun di bawah rata-rata bergerak 200-minggu di sekitar $1,42 pada 19 Februari, menandai pertama kalinya tembus di bawah level tersebut sejak November 2024. Para trader memantau pergerakan ini dengan saksama, karena terjadi hanya satu hari sebelum Amerika Serikat merilis perkiraan awal produk domestik bruto Q4 2025.
Breakdown menggeser pandangan teknis dari konsolidasi menjadi koreksi. Selain itu, rata-rata 200 minggu telah bertindak sebagai lantai struktural selama berbulan-bulan, memperkuat kendali bullish selama penarikan sebelumnya.
Grafik Menunjukkan Tekanan Penjualan yang Berkelanjutan
Pada grafik mingguan Bitfinex, XRP ditutup di bawah patokan $1,419 yang sebelumnya mendukung pemulihan harga. Akibatnya, indikator momentum kini mencerminkan kelemahan berkelanjutan, bukan likuidasi yang didorong kepanikan.

Relative Strength Index tetap di kisaran 30 rendah, menunjukkan aktivitas penjualan yang stabil. Selain itu, para trader kini memantau $1,1211, titik terendah awal Februari, dan titik $1, di mana XRP menemukan support selama acara likuidasi skala besar Black Friday pada akhir 2024.
Hambatan segera berada di antara $1,49 dan $1,50. Reli reli terbaru mandek di zona tersebut, mengonfirmasi sebagai batas jangka pendek.
Data PDB Menambah Ketegangan Makro
Pemutusan teknis terjadi saat pasar bersiap menyambut data makroekonomi baru. Biro Analisis Ekonomi AS akan menerbitkan estimasi PDB Q4 2025 pada 20 Februari, dan investor mengharapkan perlambatan dari laju pertumbuhan 4,4 persen pada kuartal sebelumnya.
Federal Reserve Bank of Atlanta memproyeksikan pertumbuhan tahunan sebesar 3,6 persen melalui model GDPNow. Sementara itu, Federal Reserve Bank of New York Nowcast memperkirakan 2,7 persen, sementara konsensus luas berkisar antara 1 persen hingga 2,5 persen.
Data yang lebih kuat bisa menstabilkan aset berisiko. Namun, angka yang lebih lemah dapat mendorong dolar naik dan memperpanjang tekanan terhadap kripto ber-beta tinggi.
Aktivitas dan Sentimen On-Chain Berbeda
Data jaringan menunjukkan penurunan aktivitas on-chain di seluruh XRP Ledger dalam beberapa minggu terakhir. Secara signifikan, sentimen sosial menceritakan kisah yang berbeda, karena perusahaan analitik Santiment melaporkan tingkat komentar bullish tertinggi dalam lima minggu.
Pembaruan keuangan terdesentralisasi institusional, termasuk penyesuaian terhadap kerangka DEX yang diizinkan jaringan, telah mendorong optimisme daring. Namun, aksi harga belum mencerminkan perubahan sentimen tersebut.
XRP kini diperdagangkan di bawah patokan teknis bertahun-tahun sambil ketidakpastian makro meningkat. Rilis PDB mendatang kemungkinan akan memengaruhi apakah penurunan saat ini berlanjut atau stabil dalam jangka pendek.

