Apa yang Perlu Diketahui:
- ChartNerd melaporkan bahwa XRP mengalami kerugian tajam pada Juni selama pemilu tengah periode lalu.
- Dia berpendapat bahwa bitcoin menunjukkan kelemahan Juni yang serupa di seluruh siklus tengah masa jabatan sebelumnya.
- Namun, kondisi pasar saat ini berbeda meskipun terjadi penurunan historis XRP yang berulang.
XRP bisa saja menghadapi Juni yang sulit lagi jika pola pasar historis berulang. Menurut analis ChartNerd, mata uang kripto ini mencatat kerugian dua digit selama Juni di tiga tahun pemilu paruh waktu AS terakhir, termasuk penurunan 17% pada 2014, 39% pada 2018, dan 32% pada 2022.
Tahun-tahun pertengahan telah menghasilkan koreksi mendalam XRP
Analisis ChartNerd menyoroti pola yang muncul di berbagai siklus pasar, saat XRP mencatat kerugian besar pada bulan Juni di setiap tahun pertengahan, meskipun terjadi perubahan besar dalam industri mata uang kripto selama dekade terakhir.
Menurut data, penurunan terbesar terjadi pada Juni 2018 ketika XRP kehilangan 39% nilainya. Aset ini juga turun 32% pada Juni 2022 dan turun 17% pada Juni 2014. Akibatnya, beberapa trader mengevaluasi apakah kinerja historis dapat memengaruhi sentimen pasar lagi tahun ini.
Juga Baca: Ahli Perbankan Mengatakan XRP dan XLM Bisa Melonjak 3-6 Bulan Setelah Clarity Act – Ini Alasannya
Analis menyajikan data sambil menyoroti tren lebih luas yang memengaruhi aset digital selama tahun-tahun jangka menengah. Dalam postingan terpisah, ChartNerd mencatat bahwa bitcoin juga mencatat pengembalian negatif pada Juni 2014, 2018, dan 2022.
Kerugian Juni historis memicu pertanyaan tentang kinerja jangka pendek
Investor terus fokus pada prospek jangka panjang XRP, termasuk adopsi institusional dan perkembangan regulasi. Namun, analisis ChartNerd telah mengalihkan perhatian ke kinerja historis aset tersebut di bulan Juni.
Selain itu, trader sering menggabungkan data musiman dengan indikator teknis saat menilai pergerakan harga potensial. Akibatnya, penurunan sebelumnya telah menjadi titik acuan penting seiring berjalannya bulan Juni.
Pada saat yang sama, beberapa faktor membedakan pasar saat ini dari siklus sebelumnya. XRP kini beroperasi dalam industri aset digital yang lebih matang, yang mencakup partisipasi institusional yang lebih luas dan keterlibatan regulasi yang lebih besar di beberapa wilayah. Data historis analis menempatkan Juni di bawah sorotan bagi para pedagang XRP, karena investor memantau apakah aset ini dapat menghindari bulan yang sulit lagi.
Kesimpulan
Analisis ChartNerd menunjukkan bahwa XRP mengalami penurunan signifikan pada Juni selama tiga tahun pemilu paruh waktu AS terakhir. Meskipun kondisi pasar telah berkembang sejak periode tersebut, pola historis ini meningkatkan fokus pada kinerja XRP sepanjang Juni 2026.
Juga Baca: Coinbase Memperluas Operasi India Dengan Dukungan Perbankan INR Langsung
Pos Seberapa Rendah Bisa XRP Turun Bulan Ini? Analis Berbagi Penurunan XRP Juni Historis muncul pertama kali di 36Crypto.




ChartNerd
(@ChartNerdTA)