TL;DR
- Konsentrasi Institusional: Wintermute mengatakan institusi kini menghasilkan 72% aliran spot OTC, memperketat likuiditas dan membentuk Musim Altcoin yang lebih selektif.
- Partisipasi Token yang Lebih Terbatas: Klien institusional hanya memperdagangkan 24% lebih banyak token unik sejak 2024, menunjukkan bahwa siklus Altcoin Season mendatang mungkin lebih mengutamakan lebih sedikit aset.
- Pengelompokan Pasar Secara Luas: Data dari CryptoQuant, Kaiko, dan DWF Labs menunjukkan modal berkonsolidasi di sekitar altcoin-top, memperkuat harapan bahwa Altcoin Season berikutnya akan menghasilkan lebih sedikit pemenang.
Investor institusional dapat membentuk kembali Altcoin Season berikutnya, dengan Wintermute memperingatkan bahwa reli masa depan bisa lebih sempit dan lebih selektif karena modal terkonsentrasi pada sekelompok kecil aset digital. Dalam laporan arus OTC report untuk semester pertama 2026, market maker tersebut mengatakan institusi kini mendominasi aktivitas spot di meja mereka, perubahan yang bisa membatasi cakupan siklus Altcoin Season mendatang.
Arus institusional memperketat lapangan
Wintermute melaporkan bahwa mitra institusional menghasilkan 72% aliran spot di seluruh token di meja OTC-nya, naik tajam dari 61% pada akhir 2025 dan 59% pada awal 2025. Perusahaan mengatakan konsentrasi ini mengarahkan likuiditas ke aset-aset yang disukai oleh institusi, sementara aktivitas di segmen panjang pasar terus melemah.
Antara awal 2024 dan awal 2026, jumlah token unik yang diperdagangkan oleh klien institusional hanya tumbuh 24%, dibandingkan dengan 76% di kalangan trader ritel. Wintermute juga menemukan bahwa aktivitas institusional cepat meredup setelah kenaikan harga, biasanya berlangsung hanya satu hari. Sebaliknya, partisipasi ritel cenderung tetap tinggi selama sekitar tiga hari. Dinamika ini menunjukkan bahwa reli masa Altcoin Season mendatang mungkin lebih singkat, lebih tajam, dan berfokus pada lebih sedikit token.

Data Pasar Menunjukkan Pola yang Serupa
Temuan Wintermute selaras dengan sinyal pasar yang lebih luas yang menunjukkan adanya Altcoin Season yang lebih selektif. Pada 20 Juni, CEO CryptoQuant Ki Young Ju mengatakan bahwa rotasi keuntungan Bitcoin ke aset-aset kecil telah "pada dasarnya menghilang," mencatat bahwa pasangan altcoin yang dinyatakan dalam Bitcoin berada di dekat level volume terendah sejak 2021.
10 altcoin terbesar selain stablecoin kini mewakili sekitar 80,5% dari kapitalisasi pasar selain Bitcoin dan stablecoin. Kaiko mengamati tren serupa dalam aktivitas bursa, melaporkan pada Juli 2025 bahwa 10 altcoin teratas menyumbang 63% dari volume perdagangan, naik dari sekitar 50% bulan sebelumnya.
Mitra manajemen DWF Labs, Andrei Grachev, menegaskan pergeseran ini, berargumen bahwa reli luas sedang digantikan oleh pergerakan sektoral yang selektif karena terlalu banyak token bersaing untuk modal yang terbatas. Menurutnya, institusi tetap fokus pada bitcoin, ether, dan aset dunia nyata yang ditokenisasi. Posisi ini bisa semakin mempersempit Altcoin Season berikutnya.





