Laporan Wintermute: Aset Kripto Lebih Unggul Di Tengah Ketegangan Timur Tengah

iconTechFlow
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Investasi nilai dalam aset kripto semakin mendapat perhatian seiring ketahanan pasar. Menurut TechFlow, laporan Wintermute menunjukkan bahwa selama minggu kedua konflik Timur Tengah, minyak mentah Brent melonjak 26%, mendorong penurunan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed pada 2026 menjadi hanya satu kali. Aset risiko utama mengalami penurunan luas: S&P 500 -2,0%, Nasdaq -1,2%, Russell 2000 -4,0%. Sebaliknya, aset kripto unggul dengan BTC naik 0,4% dan ETH datar. Wintermute mencatat leverage saat ini di aset kripto sekitar $60 miliar, setengah dari puncaknya. Tekanan likuidasi paksa yang lebih kecil dan rasio risiko-imbangan yang menguntungkan membantu aset kripto bersinar. Kinerja bitcoin dalam iklim risk-off telah menghidupkan kembali narasi perlindungan terhadap inflasi. Pertemuan FOMC mendatang tetap menjadi katalis utama, dengan Fed hawkish atau eskalasi konflik berpotensi menimbulkan risiko.

Wintermute merilis laporan pasar yang menyatakan bahwa konflik Timur Tengah memasuki minggu kedua, dengan minyak mentah Brent naik 26% minggu ini, mendorong tekanan inflasi energi sehingga pasar memangkas ekspektasi pemotongan suku bunga Fed pada 2026 menjadi hanya sekali. Aset risiko utama secara umum turun: S&P 500 -2,0%, Nasdaq -1,2%, Russell 2000 -4,0%, sementara emas juga turun akibat pelonggaran leverage. Aset kripto menjadi kelas aset paling menonjol minggu ini, dengan BTC +0,4%, ETH datar, dan altcoin -0,4%, menunjukkan tanda pelemahan korelasi tinggi dengan saham. Wintermute menganalisis bahwa leverage pasar kripto saat ini sekitar $60 miliar, hanya setengah dari puncaknya, sehingga tekanan penjualan paksa lebih rendah—ini menjadi alasan utama kinerja yang lebih baik. Kinerja bitcoin yang tahan terhadap penurunan dalam lingkungan hindari risiko juga mengembalikan narasi pelindung inflasi bitcoin ke pusat perbincangan. Pertemuan FOMC minggu depan akan menjadi katalis utama dalam jangka pendek; jika Fed mengeluarkan sinyal hawkish atau situasi semakin memburuk, hal ini akan menjadi tekanan negatif bagi pasar.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.