Putih House Kecewa Karena Coinbase Menarik Dukungan untuk Rancangan Undang-Undang Kripto

iconCryptofrontnews
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Putih House menyampaikan kekecewaan karena Coinbase menarik dukungan untuk UU CLARITY, menyebut batasan hasil stablecoin sebagai isu utama. Tindakan tersebut mengganggu tingkat dukungan untuk rancangan undang-undang tersebut, mendorong Komite Perbankan Senat untuk menunda pemungutan suara. CEO Coinbase Brian Armstrong memperingatkan aturan tersebut bisa merugikan konsumen dan persaingan. Pemerintah menyebut keputusan ini sebagai 'rug pull' dan sedang meninjau dukungan dan hambatan sendiri terhadap legislasi tersebut.
  • Coinbase menarik dukungan terhadap RUU CLARITY karena batasan hasil stablecoin, memaksa Komite Perbankan Senat menunda pemungutan suara.
  • Putih House mengatakan mereka terkejut, menyebut langkah Coinbase sebagai "rug pull" dan mempertimbangkan apakah akan menarik dukungan sepenuhnya.
  • Brian Armstrong berargumen bahwa rancangan undang-undang tersebut melindungi bank dengan membatasi hasil stablecoin, mengatakan bahwa hal itu bisa merugikan konsumen dan persaingan.

Coinbase menarik dukungan untuk RUU struktur pasar kripto utama minggu ini. Hal ini terjadi menjelang pemungutan suara yang direncanakan oleh Komite Perbankan Senat pada Kamis minggu lalu. Pejabat senior Gedung Putih, eksekutif Coinbase, dan anggota legislatif terlibat setelah yang pertukaran menyatakan keberatan terhadap ketentuan penyerahan, menghambat pemungutan suara, dan mengancam masa depan rancangan undang-undang tersebut.

Reaksi Gedung Putih dan Dampak Legislatif

Menurut sumber yang dekat dengan pemerintahan Trump, Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk menarik dukungan terhadap Clarity Act. Sumber tersebut mengatakan para pejabat merasa terkejut oleh keputusan Coinbase, yang terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Secara menonjol, pemerintah menggambarkan langkah tersebut sebagai "rug pull" terhadap anggota legislatif dan peserta industri. RUU hampir 300 halaman tersebut sebelumnya dijadwalkan untuk pemungutan suara komite setelah bulan-bulan negosiasi.

Namun, Coinbase’s penarikan publik memaksa senator untuk menunda markup. Gedung Putih menekankan bahwa rancangan undang-undang mencerminkan upaya koalisi yang luas, bukan posisi perusahaan tunggal. "Ini adalah RUU Presiden Trump," kata sumbernya, merujuk pada Brian Armstrong.

Posisi dan Respons Publik Coinbase

CEO Coinbase Brian Armstrong membela keputusan tersebut dalam wawancara CNBC pada hari Kamis. Dia mengatakan beberapa ketentuan bisa merugikan konsumen dan membatasi persaingan. Armstrong berargumen bank tidak boleh menekan imbal hasil stablecoin untuk melindungi produk tabungan tradisional. Ia kemudian mengulangi posisinya dalam sebuah postingan di X, menentang bahasa saat ini dalam rancangan undang-undang tersebut.

Menurut Armstrong, rekening tabungan rata-rata memberikan sekitar 14 poin basis, sementara hadiah stablecoin bisa mencapai 3,8%. Ia mengatakan bank bisa berinovasi tanpa menghadapi risiko material. Sikap Coinbase menandai perubahan, mengingat keterlibatannya sebelumnya dalam membentuk rancangan undang-undang tersebut.

Talk Industri dan Tekanan Politik

Staf kongres dilaporkan bekerja sama dengan perwakilan industri selama berbulan-bulan untuk menyusun UU KeterbukaanRancangan undang-undang ini bertujuan untuk mengklarifikasi aturan perdagangan, kepegawaian, penerbitan, dan keuangan terdesentralisasi. Coinbase, yang dinilai hampir $70 miliar, juga mendukung kandidat pro-kripto selama pemilu 2024.

Berbicara dengan Eleanor Terrett dari Crypto In America, seorang sumber mengatakan Gedung Putih mungkin mundur daripada menerima tekanan dari satu perusahaan. Sementara itu, kepala kebijakan AS Coinbase, Kara Calvert, menyebut jeda ini sebagai "shock terhadap sistem." Ia mengatakan diskusi terus berlangsung dan menggambarkan pembicaraan yang berlangsung sebagai sopan dan aktif.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.