Analis Wells Fargo: Profil Risiko-Imbalan Emas Berbalik, Risiko Turun Terbatas pada 3500 USD dengan Potensi Kenaikan hingga 5800 USD pada 2027

icon MarsBit
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Seperti dilaporkan oleh Coingape, pada 22 Juli 2026, Sameer Samana, kepala global strategi ekuitas dan aset fisik di Wells Fargo, mengatakan profil risiko-imbal hasil emas telah membaik setelah penurunan 20% dari puncak Januari. Ia mencatat bahwa kekhawatiran terkait pekerjaan ketat Fed sebagian besar sudah tercermin dalam harga, dengan kemungkinan langkah agresif yang tak terduga sangat kecil. Hambatan jangka pendek seperti harga minyak dan imbal hasil riil sedang menekan sentimen, tetapi hasrat risiko tetap mendukung. Emas bisa turun ke 3500 USD, meskipun tren jangka panjang bullish menunjukkan kenaikan menjadi 5800–6000 USD pada 2027. Investor yang memantau altcoin untuk diwaspadai juga dapat mempertimbangkan emas sebagai diversifikasi di tengah dinamika pasar yang berubah.

Laporan Mars Finance, pada 22 Juli, Sameer Samana, Kepala Strategi Saham Global dan Aset Fisik di Wells Fargo, menyatakan bahwa setelah emas mengalami koreksi lebih dari 20% dari titik tertinggi historisnya pada Januari, struktur risiko-imbal hasil pasar telah berubah, ruang penurunan emas semakin menyempit, dan potensi kenaikan jangka panjangnya tetap menarik bagi investor. Samana menyatakan bahwa pasar telah menyerap sebagian besar risiko kenaikan suku bunga Fed. Jika futures suku bunga federal telah menghitung ekspektasi kenaikan suku bunga dua hingga tiga kali ke depan, maka harga emas juga pada dasarnya telah mencerminkan tekanan ketat yang sebanding. Saat ini, pasar lebih perlu memperhatikan apakah akan terjadi kenaikan suku bunga besar yang melebihi ekspektasi di masa depan, namun kemungkinan ini tidak tinggi. Tekanan terhadap emas dalam beberapa waktu terakhir terutama disebabkan oleh kenaikan harga minyak, meningkatnya ekspektasi ketatnya kebijakan Fed, serta naiknya imbal hasil riil. Namun, Samana percaya bahwa sentimen pasar mungkin telah terlalu pesimistis, dan sebagian besar faktor negatif telah diserap oleh harga. Ia menunjukkan bahwa emas mungkin masih akan melanjutkan penurunan jangka pendek, dan secara teknis belum mengonfirmasi dasar, sehingga harga emas berisiko jatuh hingga $3.500. Sementara itu, kisaran $4.500 hingga $4.900 kemungkinan akan menjadi level resistensi rebound, di mana sebagian investor yang membeli di level tinggi sebelumnya mungkin memilih untuk stop-loss. Namun dari perspektif siklus jangka panjang, Samana percaya bahwa tren kenaikan emas belum rusak. Ia menyatakan bahwa perlambatan ekonomi dapat mendorong Fed untuk kembali menurunkan suku bunga dan mendorong otoritas kebijakan untuk mengambil lebih banyak langkah longgar, yang akan memberikan dorongan baru bagi emas. Sebelumnya, Wells Fargo Investment Institute memperkirakan bahwa harga emas pada akhir 2026 dapat naik menjadi $5.300 hingga $5.500 per ons, dan pada akhir 2027 akan naik lebih lanjut menjadi $5.800 hingga $6.000.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.