Webull baru saja memungkinkan pengguna untuk meminta chatbot AI untuk melakukan perdagangan atas nama mereka. Broker online ini secara resmi meluncurkan server Model Context Protocol (MCP) pada 11 Juni, memberi pengguna kemampuan untuk berinteraksi dengan platform perdagangannya melalui bahasa alami melalui asisten AI seperti ChatGPT, Claude, dan Grok.
Alih-alih menavigasi menu dan mengisi formulir pesanan, Anda bisa meminta asisten AI Anda untuk memeriksa harga kripto, menampilkan portofolio Anda, atau bahkan menjalankan perdagangan. Platform ini menangani terjemahan dari permintaan percakapan ke perintah API di latar belakang.
Bagaimana cara kerja server MCP
Server MCP bertindak sebagai jembatan antara OpenAPI Webull dan chatbot AI populer. Ini memungkinkan agen AI mengakses seluruh fitur OpenAPI melalui perintah bahasa sehari-hari, mencakup saham, opsi, futures, kripto, dan kontrak acara.
Server sebenarnya telah beroperasi sejak April 2026, dengan peluncuran publik yang akan datang sekitar dua bulan kemudian. Awalnya tersedia untuk semua klien AS, dengan ekspansi internasional dalam rencana.
Seiring dengan server MCP, Webull memperkenalkan apa yang disebutnya Agent Skills. Ini adalah skrip Python yang memungkinkan asisten pemrograman AI, khususnya alat seperti Claude Desktop, untuk menjalankan perintah langsung melalui skrip shell. Ini adalah lapisan yang lebih teknis yang ditujukan untuk pengguna yang menginginkan kontrol programatik yang lebih mendalam tetapi tetap ingin memanfaatkan asisten AI sebagai antarmuka mereka.
Mengapa trader kripto harus memperhatikan
Server MCP mendukung kueri data pasar kripto dan perintah perdagangan dengan kedalaman integrasi yang sama seperti saham dan opsi.
Waktu peluncurannya juga patut diperhatikan. Webull sudah meluncurkan fitur Vega Analyst untuk riset yang disesuaikan, menandakan bahwa integrasi AI bukan sekadar eksperimen sementara, melainkan arah strategis inti. Server MCP adalah langkah logis berikutnya, berpindah dari riset yang dibantu AI ke eksekusi yang dibantu AI.
Lanskap kompetitif semakin panas
Dengan membungkus saham, opsi, futures, kripto, dan kontrak acara ke dalam satu lapisan yang dapat diakses oleh AI, platform ini memposisikan dirinya sebagai solusi lengkap.
Protokol MCP itu sendiri patut diawasi sebagai perkembangan industri. Ini adalah standar terbuka yang dirancang untuk memungkinkan model AI berinteraksi dengan alat dan sumber data eksternal secara terstruktur. Dengan membangun di atas MCP daripada konektor propietari, Webull memperkirakan bahwa lanskap asisten AI akan tetap terfragmentasi, dengan pengguna memilih antara ChatGPT, Claude, Grok, dan apa pun yang akan datang berikutnya.
Keputusan Webull untuk menambahkan AI di atas OpenAPI yang sudah ada, bukan mengganti antarmuka tradisional, menunjukkan kesadaran akan ketegangan tersebut. Pengguna canggih tetap menggunakan alat mereka, sementara pengguna baru mendapatkan akses yang lebih ramah.





