Vitalik Buterin Mendesak Ekosistem Ethereum untuk Mempertimbangkan Kembali Aplikasi, Budaya, dan Integrasi AI

iconCryptofrontnews
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita ekosistem ethereum: Vitalik Buterin mendesak pemikiran ulang tentang aplikasi, budaya, dan integrasi AI. Dalam postingan X terbarunya, ia menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai inti ethereum seperti ketahanan terhadap sensor dan privasi. Buterin juga menyerukan inovasi dalam DeFi dan alat-alat blockchain. Ia memperingatkan pengembang untuk bersiap menghadapi perubahan yang didorong oleh AI dalam dompet dan antarmuka. Sumber terbuka dan keamanan tetap menjadi pusat visinya.
  • Vitalik Buterin mendesak pengembang Ethereum untuk memikirkan ulang aplikasi dan budaya sambil melindungi nilai-nilai inti seperti privasi, keamanan, dan ketahanan terhadap sensor.
  • Buterin mengatakan AI dapat membentuk ulang dompet dan aplikasi kripto, mendorong pengembang Ethereum untuk merancang ulang interaksi pengguna sebelum gangguan tiba.
  • Ethereum harus mempertahankan jaminan keamanan intinya, Namun Buterin menginginkan eksperimen berani di DeFi, alat privasi, dan aplikasi blockchain baru.

Pendiri Ethereum Vitalik Buterin menyerukan agar ekosistem memikirkan ulang evolusinya. Ia menyampaikan pernyataan tersebut melalui postingan panjang di X minggu ini, menyerukan agar ekosistem memikirkan ulang aplikasi, budaya, dan arah teknologinya.

Selain itu, ia memperingatkan ekosistem agar tidak mengorbankan lapisan keamanan dasar dari ekosistem ethereum. Vitalik menekankan bahwa ekosistem ethereum harus tetap kuat dalam nilai-nilainya terhadap ketahanan terhadap sensor, privasi, keamanan, dan sumber terbuka.

Dia menyebut nilai-nilai tersebut CROPS. Namun, dia menyerukan lebih banyak eksperimen di lapisan aplikasi. Dia menulis, “Saya pikir sehat bagi kita di dunia Ethereum untuk memiliki pola pikir yang lebih berani dan terbuka.” Akibatnya, dia meminta para pengembang untuk memikirkan ulang seperti apa aplikasi terdesentralisasi seharusnya saat ini.

Melindungi Inti Ethereum Sambil Berinovasi

Namun, Buterin menekankan bahwa hal ini seharusnya tidak merusak lapisan dasar Ethereum. Ia mendesak para pengembang untuk berhati-hati dan menghindari mempertanyakan prinsip-prinsip keamanan dasar. Sebagai contoh, ia membicarakan penggunaan verifikasi terpercaya menggunakan light client. Ia menambahkan, “Kita tidak boleh mengorbankan properti inti: ketahanan terhadap sensor, open source, privasi, keamanan (CROPS).”

Buterin juga mendorong pengembang Ethereum untuk berpikir berani mengenai teknologi dan aplikasi yang sedang berkembang. Selain itu, ia membahas kemungkinan kecerdasan buatan membawa perubahan revolusioner dalam ekosistem Ethereum. Ini akan memengaruhi antarmuka pengguna dan dompet digital.

Dia meminta para pengembang untuk mempertimbangkan skenario radikal. Dia menulis, “bagaimana jika AI pada dasarnya berarti bahwa dompet sebagai ekstensi browser dan ekstensi seluler mati dalam satu tahun?” Akibatnya, dia percaya bahwa pengembang ethereum harus memikirkan ulang interaksi pengguna sebelum gangguan datang.

Privasi, AI, dan Model Aplikasi Baru

Buterin juga menyoroti privasi sebagai prioritas yang semakin meningkat di seluruh ekosistem ethereum. Ia menjelaskan bahwa tumpukan perangkat lunak saat ini ethereum jarang memprioritaskan privasi sejak awal. Akibatnya, ia menyarankan untuk membangun ulang sebagian besar tumpukan aplikasi. Ia menulis, “Hebat, mari kita bangun tumpukan aplikasi ethereum yang sama sekali berbeda!”

Selain itu, ia menunjukkan penelitian tentang jaringan berfokus pada privasi di dalam dan di luar Ethereum Foundation. Upaya tersebut juga melibatkan pemimpin seperti Aya Miyagotchi. Selain itu, ia mengeksplorasi kemungkinan DeFi baru yang didukung oleh sumber data terdesentralisasi.

Dia meminta pengembang untuk membayangkan struktur baru untuk keuangan terdesentralisasi. Dia menulis, “bagaimana jika sisa bagian dari DeFi pada dasarnya hanyalah pasar futures universal.” Selain itu, ia mengeksplorasi sistem oracle baru yang didukung oleh kriptografi dan kecerdasan buatan.

Perubahan Budaya dan Kebebasan Kreatif

Buterin juga membahas budaya di dalam komunitas pengembang Ethereum. Ia merujuk pada komunitas meme kontroversial yang mengelilingi Milady. Namun, ia menyajikan tren ini sebagai simbolis, bukan politis.

Dia menjelaskan bahwa kreativitas tumbuh ketika pengembang melepaskan harapan yang kaku. Dia menulis, “rip off the suit and tie.” Selain itu, dia mendorong para pembangun untuk menantang pemikiran konvensional.

Akibatnya, Buterin mendesak para pengembang untuk membayangkan ethereum dimulai dari nol lagi. Ia percaya bahwa pemikiran segar dapat membuka aplikasi yang lebih kuat di seluruh DeFi, identitas, dan jaringan sosial terdesentralisasi.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.