Visa Mengintegrasikan Penyelesaian Stablecoin melalui Zero Hash di Jaringan Visa Direct

iconBitcoinWorld
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Visa telah meluncurkan pembaruan jaringan bersama Zero Hash untuk memungkinkan penyelesaian stablecoin di jaringan pembayaran real-time Visa Direct. Berita on-chain ini menandai langkah maju bagi bisnis yang ingin mendanai akun terlebih dahulu dengan stablecoin dan melakukan pembayaran. Integrasi ini mendukung efisiensi lintas batas dan manajemen likuiditas yang lebih baik untuk operasi aset digital.

Visa telah mengambil langkah lain menuju integrasi aset digital ke dalam infrastruktur keuangan utama dengan menambahkan fitur penyelesaian dan pembayaran stablecoin ke jaringan pembayaran real-time Visa Direct. Langkah ini, diumumkan melalui kemitraan dengan penyedia infrastruktur on-chain Zero Hash, memungkinkan bisnis yang menggunakan Visa Direct untuk mendanai akun terlebih dahulu dengan stablecoin dan melakukan pembayaran melalui platform Zero Hash.

Memperluas Jangkauan Visa Direct

Visa Direct adalah jaringan pembayaran real-time global yang menghubungkan lebih dari 18 miliar akun, dompet digital, dan titik akhir lainnya di lebih dari 195 negara dan wilayah. Dengan mengintegrasikan kemampuan stablecoin, Visa bertujuan untuk memberikan fleksibilitas lebih besar kepada bisnis dalam mengelola transaksi lintas batas dan likuiditas, terutama bagi mereka yang beroperasi di ekonomi aset digital.

Kemitraan dengan Zero Hash, perusahaan infrastruktur aset digital berbasis Chicago, dirancang untuk menghubungkan saluran pembayaran fiat tradisional dengan penyelesaian berbasis blockchain. Bisnis sekarang dapat menggunakan stablecoin—seperti USDC atau USDT—untuk membiayai saldo Visa Direct mereka terlebih dahulu, memungkinkan pembayaran yang lebih cepat dan lebih efisien kepada penerima di seluruh dunia.

Mengapa Ini Penting bagi Bisnis

Untuk perusahaan yang sudah memegang stablecoin sebagai bagian dari operasi kas mereka, integrasi ini menghilangkan kebutuhan untuk mengonversi aset digital menjadi fiat sebelum melakukan pembayaran. Hal ini mengurangi hambatan, menurunkan biaya, dan mempercepat waktu transaksi. Selain itu, juga membuka kemungkinan baru untuk pembayaran gaji, pembayaran pemasok, dan penyaluran di wilayah-wilayah di mana penggunaan stablecoin sedang tumbuh.

Langkah Visa mencerminkan tren lebih luas dari lembaga keuangan tradisional yang mengadopsi teknologi blockchain untuk kasus penggunaan praktis. Berbeda dengan eksperimen sebelumnya yang berfokus pada perdagangan spekulatif, inisiatif ini menargetkan kebutuhan bisnis dunia nyata, menandakan pematangan ekosistem pembayaran kripto.

Konteks Industri dan Lanskap Kompetitif

Visa tidak sendirian dalam mengeksplorasi pembayaran stablecoin. Mastercard juga telah mengumumkan inisiatif serupa, dan perusahaan fintech seperti PayPal telah meluncurkan produk stablecoin mereka sendiri. Namun, skala dan jaringan yang sudah ada dari Visa memberinya keunggulan khusus dalam menjangkau berbagai lembaga keuangan dan bisnis.

Peran Zero Hash sebagai penyedia infrastruktur yang diatur menambah lapisan kepatuhan dan keamanan, yang sangat penting untuk adopsi institusional. Perusahaan ini memegang lisensi pengirim uang di beberapa negara bagian AS dan mendukung berbagai aset digital, menjadikannya mitra yang andal untuk ambisi stablecoin Visa.

Kesimpulan

Integrasi penyelesaian stablecoin Visa ke dalam Visa Direct merupakan langkah pragmatis untuk menjembatani keuangan tradisional dan aset digital. Dengan bermitra dengan Zero Hash, Visa memungkinkan bisnis memanfaatkan stablecoin untuk kebutuhan pembayaran sehari-hari, berpotensi mempercepat adopsi transaksi berbasis blockchain di dunia korporat. Seiring perkembangan lanskap regulasi, kemitraan semacam ini bisa menjadi contoh bagaimana jaringan keuangan lama mengintegrasikan mata uang digital.

FAQ

Q1: Apa sebenarnya yang memungkinkan kemitraan Visa-Zero Hash?
Ini memungkinkan bisnis yang menggunakan Visa Direct untuk mengisi akun mereka terlebih dahulu dengan stablecoin dan melakukan pembayaran melalui infrastruktur Zero Hash, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk mengonversi aset digital menjadi fiat sebelum transaksi.

Q2: Stablecoin apa saja yang didukung?
Meskipun stablecoin tertentu tidak dijelaskan dalam pengumuman tersebut, Zero Hash mendukung stablecoin utama seperti USDC dan USDT. Integrasi Visa kemungkinan akan mendukung opsi-opsi populer ini.

Q3: Bagaimana ini menguntungkan bisnis?
Bisnis dapat menyederhanakan pembayaran lintas batas, mengurangi biaya konversi, dan mengakses waktu penyelesaian yang lebih cepat, terutama bermanfaat bagi perusahaan yang sudah memegang stablecoin.

Penafian: Informasi yang diberikan bukan merupakan saran perdagangan, Bitcoinworld.co.in tidak bertanggung jawab atas setiap investasi yang dilakukan berdasarkan informasi yang disediakan di halaman ini. Kami sangat menyarankan untuk melakukan riset mandiri dan/atau berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.