Venture capital firm Variant telah menyelesaikan pendanaan dana baru senilai $222 juta, berencana terus berinvestasi pada proyek-proyek paling awal dan memperluas fokusnya dari narasi Web3 tahun-tahun awal ke aplikasi "otonom" yang menggabungkan AI dan kripto. Pendiri Jesse Walden menyatakan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, "investasi kripto" akan secara bertahap menjadi bagian dari investasi internet dan perangkat lunak yang lebih luas.
Dana baru beralih ke bidang persilangan AI dan kripto
Walden dalam wawancara dengan Fortune mengatakan bahwa Variant tetap mengakui logika investasi sebelumnya yang berfokus pada blockchain dan desentralisasi, tetapi lingkungan industri telah berubah, dan perkembangan pesat AI juga mendorong lembaga untuk menyesuaikan arahnya. Dana baru akan terus berinvestasi pada perusahaan-perusahaan paling awal dan terus mendukung selama tahap pertumbuhan proyek.
Konsep inti baru yang dia ajukan adalah "otonom". Menurutnya, arah ini tidak hanya mencakup aplikasi keuangan tanpa izin dan produk kripto, tetapi juga aplikasi AI yang memberikan pengguna lebih banyak kendali. Daripada sebelumnya yang lebih menekankan konsep "Web3", Variant sekarang mendefinisikan cakupan investasinya lebih luas.
Narratif Web3 meredup, DeFi tetap dianggap sebagai pencapaian
Walden percaya bahwa gagasan awal tentang Web3 yang akan mengubah ulang internet belum benar-benar terwujud. Pengguna biasa terus menghadapi pengalaman produk kripto yang rumit, dan dominasi platform besar seperti Google dan Meta tidak terlalu terganggu.
Namun, ia menyatakan bahwa konsep desentralisasi tidak tanpa hasil, terutama di bidang keuangan. Uniswap dan Morpho dalam portofolio Variant dianggapnya sebagai contoh yang cukup representatif. Menurut penilaiannya, proyek-proyek ini menunjukkan bahwa blockchain lebih cocok sebagai infrastruktur keuangan dasar, bukan sebagai produk konsumen tunggal yang langsung ditujukan kepada masyarakat umum.
- Skala dana baru: USD 222 juta
- Tahap investasi: fokus pada proyek paling awal
- Posisi representatif: Uniswap, Morpho
Blockchain lebih seperti rel dasar
Walden mengatakan bahwa salah satu masalah besar dalam industri kripto selama beberapa tahun terakhir adalah pihak luar sering menganggap teknologi kripto itu sendiri sebagai produk akhir, padahal sebenarnya lebih mirip "pipa dasar" atau jalur transaksi. Seiring dengan semakin banyaknya aktivitas keuangan yang berpindah ke rantai, ruang pertumbuhan untuk infrastruktur semacam ini baru mulai dilepaskan.
Dia juga menyebutkan bahwa pengalaman jangka panjang para pengusaha kripto dalam hal kepatuhan, keamanan, dan sistem anti-serangan kemungkinan akan menjadi lebih berharga di era AI. Alasannya adalah bahwa perusahaan di masa depan akan perlu menangani lebih banyak proses pembayaran dan penyelesaian berbasis blockchain, serta membutuhkan tenaga ahli yang mampu mengatasi risiko keamanan dan tekanan regulasi.
Era AI atau penilaian ulang nilai jaringan terbuka
Walden percaya bahwa agen AI semakin banyak terlibat dalam komunikasi antara perusahaan dengan pelanggan, mitra, dan pemasok. Dalam lingkungan ini, pendekatan platform untuk mempertahankan kendali dengan memblokir antarmuka data mungkin tidak seefektif dulu, karena sistem AI akan beralih ke saluran alternatif yang lebih mudah diakses.
Menurutnya, ini berarti konsep-konsep terkait jaringan terbuka dan kendali pengguna mungkin kembali dibutuhkan di era AI. Bagi Variant, ini juga menjadi alasan utama untuk memperluas tema investasi dari satu lintasan kripto saja ke bidang persilangan AI dan kripto.


