VanEck: Penambang Bitcoin Beralih ke Infrastruktur AI, Menawarkan Peluang Investasi

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita pasar bitcoin menyoroti komentar Matthew Sigel dari VanEck kepada CNBC bahwa saham penambang bitcoin merupakan investasi teratas di ruang kripto. Para penambang beralih ke daya hash untuk infrastruktur AI, menawarkan pengembalian lebih baik dengan biaya per megawatt lebih murah dibandingkan pusat data tradisional. Core Scientific berencana menjual aset bitcoin untuk memperkuat AI dan komputasi berkinerja tinggi. Riot Platforms bertujuan menggunakan 2 gigawatt untuk pusat data pada 2025. Saham Core Scientific naik 90%, Riot 91%, sementara MARA Holdings turun 35%. ETF NODE VanEck, yang diluncurkan pada Mei 2024, telah tumbuh 30% menjadi AUM $56 juta.

Odaily Planet Daily melaporkan bahwa Matthew Sigel, Kepala Riset Aset Digital VanEck, dalam wawancara dengan CNBC menyatakan bahwa saham pertambangan bitcoin adalah salah satu investasi paling menarik di bidang kripto. Perusahaan pertambangan secara aktif mengalihkan daya komputasi bitcoin untuk melayani pasar AI, namun rasio nilai pasar terhadap megawatt mereka masih mengalami diskon signifikan dibandingkan pesaing pusat data lainnya. Sigel menunjukkan bahwa jaringan listrik, yang telah mengalami kekurangan pasokan selama beberapa dekade, kini menghadapi berbagai tekanan permintaan, dan perusahaan pertambangan lebih awal menyadari nilai pengembalian modal yang dapat diperoleh melalui transformasi. Core Scientific baru-baru ini menyatakan rencana untuk menjual sebagian besar posisi bitcoin mereka tahun ini guna memperluas bisnis AI dan komputasi berkinerja tinggi. CEO Riot Platforms, Jason Les, juga menyatakan bahwa 2025 merupakan titik balik strategis perusahaan, dengan mengalihkan hampir 2 gigawatt sumber daya listrik ke infrastruktur pusat data berpermintaan tinggi untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham. Dalam 12 bulan terakhir, harga saham Core Scientific naik 90%, Riot naik 91%, sementara MARA Holdings turun 35% akibat biaya penambangan yang lebih tinggi dan penurunan output blok. Sigel juga menyebutkan bahwa ETF NODE milik VanEck, yang diluncurkan sejak Mei tahun lalu, telah naik lebih dari 30% dengan aset bersih mencapai $56 juta.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.