Berita ME, 5 Agustus (UTC+8), pasar saham AS memasuki siklus musiman tradisional yang biasanya lemah setelah mencatat rekor tertinggi. Menurut model siklus Ned Davis Research (NDR), periode Agustus hingga Oktober biasanya merupakan tiga bulan terlemah bagi indeks S&P 500 sepanjang tahun, sehingga investor mulai memperhatikan apakah pasar menghadapi risiko koreksi sementara. Namun, NDR berpendapat bahwa faktor musiman tidak cukup untuk mengubah tren pasar saat ini. Lembaga ini menyatakan bahwa sentimen investor tetap hati-hati, cakupan kenaikan pasar membaik, dan model alokasi aset terus menyarankan preferensi terhadap saham. Saat ini, model NDR merekomendasikan alokasi 70% aset ke saham, lebih tinggi dari tingkat patokan 55%. Dari sisi fundamental, laba perusahaan tetap menjadi penopang utama pasar saham AS. Hingga kini, sekitar 300 perusahaan dalam indeks S&P 500 telah mengumumkan laporan keuangan, dengan 85% di antaranya melampaui ekspektasi laba, dan pertumbuhan laba keseluruhan diperkirakan melebihi 47%. NDR percaya bahwa selama ekonomi AS tetap tangguh dan investasi AI terus mendorong pertumbuhan laba perusahaan, pasar saham AS masih memiliki ruang untuk naik lebih jauh. Sentimen pasar juga menjadi faktor pendukung penting. Data NDR menunjukkan bahwa sentimen perdagangan jangka pendek sempat jatuh ke wilayah "sangat pesimis" pada awal Agustus, tetapi telah pulih ke level netral seiring pemulihan pasar. Pengalaman historis menunjukkan bahwa pesimisme ekstrem sering kali menandakan tekanan jual hampir berakhir, yang dapat mendorong aliran modal kembali ke pasar saham. Sementara itu, perdagangan AI sedang mengalami pemulihan kembali. Seiring pemulihan saham teknologi besar, investor kembali membeli opsi call, sementara market maker membeli saham untuk lindung nilai risiko, menciptakan mekanisme umpan balik kenaikan lebih lanjut. Namun, kekhawatiran pasar juga terus bertambah. Baru-baru ini muncul fenomena langka di mana indeks S&P 500 naik bersamaan dengan indeks VIX yang juga meningkat. Pada Selasa, S&P 500 naik 1,8%, mencatat kenaikan harian terbesar sejak April, tetapi indeks VIX tetap naik 2,9% menjadi 16,47. Para analis memperingatkan bahwa jika pola "pasar saham naik, volatilitas meningkat" terus berlanjut, ini bisa berarti pasar mendekati titik balik penting. Kepadatan perdagangan AI, posisi opsi, dan lingkungan valuasi tinggi berpotensi memperbesar volatilitas pasar jika terjadi perubahan sentimen. (Sumber: BlockBeats)
Saham AS Menghadapi Jendela Risiko Musiman karena Agustus hingga Oktober Menjadi Masa Ujian Utama
KuCoinFlashBagikan
Ned Davis Research menyoroti jendela risiko musiman untuk saham AS, di mana periode Agustus hingga Oktober menjadi masa ujian utama. Meskipun demikian, 85% perusahaan S&P 500 telah melebihi perkiraan laba, mendukung tren saat ini. Perusahaan ini menyarankan alokasi saham sebesar 70%, di atas batas acuan 55%. Para analis mencatat bahwa kenaikan harga dan indeks VIX dapat menandakan perubahan dalam selera risiko. Para trader disarankan untuk memantau altcoin seiring perkembangan kondisi pasar.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.