Senator AS Menuduh Wakil Jaksa Agung Mengenai Konflik Kepentingan dalam Penutupan Penegakan Kripto DOJ

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Pada 28 Januari 2026, enam senator AS, termasuk Mazie K. Hirono, Elizabeth Warren, dan Richard Durbin, menuduh Wakil Jaksa Agung Todd Blanche mengalami konflik kepentingan dalam menutup Tim Penegakan Kripto Nasional Departemen Kehakiman (DOJ) pada April 2025. Para senator mengatakan bahwa Blanche memiliki antara $158.000 hingga $470.000 dalam aset kripto pada saat itu, yang berpotensi melanggar 18 U.S.C. § 208(a). Mereka menyebut langkah tersebut sebagai kesalahan serius yang akan melemahkan tindakan penegakan hukum terhadap kejahatan finansial, termasuk pelanggaran UU CFT. Surat tersebut menyoroti kenaikan 162% dalam aktivitas ilegal berbasis kripto pada 2025. Kini, Kantor Pengawas Internal DOJ sedang menyelidiki Blanche.

Menurut laporan BlockBeats, pada 29 Januari, enam senator Amerika Serikat, termasuk Mazie K. Hirono, Elizabeth Warren, dan Richard Durbin, mengirim surat pada 28 Januari kepada Wakil Jaksa Agung Todd Blanche, menanyakan keputusannya untuk menutup Tim Penegakan Hukum Mata Uang Kripto Nasional Departemen Kehakiman (DOJ) (NCET) pada April 2025. Para senator menunjukkan bahwa meskipun Todd Blanche mengklaim bahwa DOJ tidak seharusnya menjadi regulator aset digital, ia sendiri masih memegang aset kripto senilai sekitar 158.000 hingga 470.000 dolar AS, yang merupakan konflik kepentingan yang jelas dan mungkin melanggar hukum federal yang berkaitan dengan perilaku kepentingan finansial pribadi. Para senator sebelumnya menyebut penutupan unit tersebut sebagai "kesalahan serius", karena mereka menganggap hal ini akan mempermudah kegiatan kriminal seperti menghindari sanksi, perdagangan narkoba, dan penipuan.


Data yang dikutip dalam surat menyebutkan bahwa aktivitas ilegal mata uang kripto meningkat 162% pada tahun 2025, yang didorong utamanya oleh peningkatan signifikan aliran mata uang kripto ke entitas yang dikenai sanksi, serta jaringan pencucian uang yang telah menjadi "kekuatan dominan" di bidang aset digital. Para senator menganggap bahwa tindakan Todd Blanche mungkin melanggar Pasal 18 U.S.C. § 208(a) hukum federal yang mengatur pengaruh kepentingan finansial pribadi terhadap pengambilan keputusan dalam jabatan. Saat ini, Todd Blanche telah menjadi subjek laporan ke kantor Inspektur Umum Departemen Kehakiman (DOJ).

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.