BlockBeats melaporkan, pada 17 Maret, menurut The Wall Street Journal, sumber yang mengetahui hal ini mengungkapkan bahwa Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat sedang menyusun sebuah proposal untuk menghapus persyaratan agar perusahaan publik melaporkan kinerja mereka setiap kuartal, dan sebaliknya memungkinkan perusahaan memilih untuk mengungkapkan kinerja setiap enam bulan sekali. Otoritas regulasi paling awal dapat merilis proposal tersebut bulan depan. Untuk mempersiapkan proposal ini, otoritas regulasi telah berkonsultasi dengan pejabat bursa besar untuk membahas penyesuaian aturan yang mungkin diperlukan. Setelah proposal dirilis, akan memasuki masa konsultasi publik, yang biasanya berlangsung setidaknya 30 hari, setelah itu SEC akan memungut suara mengenai proposal tersebut.
Aturan ini diperkirakan akan membuat laporan kuartalan bersifat opsional, bukan menghapuskan laporan kuartalan sepenuhnya. Pada September tahun lalu, dilaporkan bahwa bursa jangka panjang telah mengajukan petisi ke SEC untuk menghapus persyaratan pengungkapan laporan keuangan kuartalan. Dalam beberapa hari, Trump dan Ketua SEC Atkins menyatakan dukungan terhadap gagasan ini. Selama lebih dari 50 tahun terakhir, perusahaan publik di Amerika Serikat telah mengungkapkan kinerja mereka setiap tiga bulan sekali. (GoldTen)
