AS DOJ ASING MENGAJUKAN GUGATAN TERHADAP PENDIRI Few and Far karena Diduga Penipuan Investasi NFT

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Departemen Kehakiman AS telah mengajukan tuntutan terhadap Taj Tarsha, pendiri Few and Far, atas dugaan penipuan sekuritas dan penipuan kawat. Para penuntut menyatakan bahwa Tarsha menyalahgunakan dana investor untuk pengeluaran pribadi, termasuk perjudian dan barang mewah. Kasus ini melibatkan lebih dari $10 juta yang dikumpulkan dari 67 investor melalui 95 juta token FAR. Tarsha diduga menghabiskan dana tersebut untuk aset kripto, properti di Miami, dan aktivitas DJ. DOJ menekankan bahwa penggalangan dana kripto harus mematuhi aturan keuangan tradisional, termasuk langkah-langkah CFT (Mengatasi Pendanaan Terorisme). Tarsha ditangkap pada 6 Juni 2026, dan kasus ini akan didengar di New York. Kejadian ini menyoroti risiko di pasar likuiditas dan kripto.

Odaily Planet Daily melaporkan bahwa Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengumumkan bahwa pendiri proyek pasar NFT Few and Far, Taj Tarsha, secara resmi dituntut karena dugaan penipuan sekuritas dan penipuan telekomunikasi. Jaksa menuduhnya mengumpulkan dana investasi melalui pernyataan palsu dan menggunakan sebagian dana tersebut untuk keperluan pribadi, termasuk perjudian dan konsumsi mewah. Dokumen tuntutan menunjukkan bahwa setelah audit perusahaan pada 2023 menemukan ketidaknormalan penggunaan dana, Tarsha diduga memberikan penjelasan menyesatkan kepada investor, menyatakan bahwa pengeluaran terkait sesuai dengan kebutuhan pengembangan proyek, dan terus mempertahankan ilusi operasional proyek. Setelah itu, sebagian besar karyawan Few and Far meninggalkan perusahaan, dan pengembangan proyek hampir berhenti sepenuhnya.

Selain itu, Tarsha juga dituduh memperoleh keuntungan pribadi sekitar USD 1 juta dari dana perusahaan melalui bonus dan pengaturan gaji tinggi yang tidak diungkapkan, di mana sebagian bonus tersebut tidak diungkapkan kepada investor dan rekan pendiri perusahaan.

Jaksa menuduh Tarsha mengumpulkan lebih dari $10 juta dari setidaknya 67 investor melalui penjualan sekitar 95 juta token FAR. Namun, setelah mendapatkan dana, ia diduga tidak menggunakan dana investor sesuai janji untuk proyek pembangunan, melainkan memanfaatkannya untuk kasino online, membeli aset kripto spekulatif, membayar cicilan apartemen Miami, dekorasi interior, serta kegiatan DJ pribadi.

Departemen Kehakiman AS menyatakan bahwa pendanaan proyek kripto tidak berarti dapat menghindari regulasi keuangan tradisional, dan investor berhak mendapatkan informasi yang jujur mengenai penggunaan dana. Tarsha sebelumnya telah ditangkap pada 6 Juni 2026, dan kasus ini akan diadili di Pengadilan Distrik Federal AS untuk Distrik Selatan New York.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.